Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Dewan Diminta Bantu Penyelesaian Kurangnya Dokter Spesialis di Buleleng

Francelino Junior • Kamis, 6 Maret 2025 | 00:05 WIB

 

DPRD sidak dua RSUD di Buleleng, untuk mengetahui kondisi riil dan permasalahan yang dihadapi.
DPRD sidak dua RSUD di Buleleng, untuk mengetahui kondisi riil dan permasalahan yang dihadapi.

 

SINGARAJA, Radarbuleleng.jawapos.com- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Buleleng diminta membantu penyelesaian kurang dokter spesialis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Giri Emas dan Tangguwisia. Sebab, hal tersebut masih menjadi masalah di sektor kesehatan Buleleng.

Hal ini terungkap dalam kunjungan lapangan di fasilitas kesehatan milik Pemerintah Kabupaten Buleleng itu, pada Senin lalu (3/3) di RSUD Giri Emas di Kecamatan Sawan dan RSUD Tangguwisia di Kecamatan Seririt.

Didapati fakta bahwa ketersediaan dokter spesialis serta sarana penunjang kelancaran operasional, untuk pelayanan kesehatan bagi masyarakat memang masih kurang.

Di RSUD Giri Emas yang kurang seperti generator listrik dan sentral oksigen. Sedangkan di RSUD Tangguwisia yakni fasilitas pemulasaran jenazah, ruang farmasi, dan ruang laundry.

Direktur RSUD Giri Emas dr. I Made Pujawan mengatakan, kalau di fasilitas kesehatannya itu hampir semua dokter spesialis berstatus Pendayagunaan Dokter Spesialis (PGDS), yang merupakan kontrak dari Kementerian Kesehatan selama satu tahun.

Tentu hal itu tidak menjamin keberlangsungan tugas mereka di rumah sakit tersebut, dibandingkan dokter yang berstatus PNS.

”Ini menjadi permasalahan dalam mengoptimalisasikan pelayanan kesehatan. Kami harap DPRD Buleleng dapat mencarikan solusi terkait permasalahan yang ada di lapangan. Agar optimal pelayanan kesehatannya,” ujarnya.

Kunjungan lapangan dewan Buleleng ke dua rumah sakit ini, memang bertujuan untuk mengetahui kondisi secara riil yang dihadapi, dalam rangka optimalisasi pelayanan kesehatan kepada masyarakat Buleleng.

Apalagi ada beberapa catatan penting, yang akan menjadi bahan evaluasi bersama. Seperti penyediaan sarana dan prasarana sesuai dengan standar yang ditentukan, juga penyediaan SDM terutama dokter spesialis.

”Untuk sementara, kami tampung dulu sehingga jadi bahan pembahasan dengan Dinas Kesehatan termasuk dengan Kementerian Kesehatan. Ini untuk mengatasi permasalahan dokter spesialis yang ada di Buleleng,” jelas Nyoman Sukarmen, Ketua Komisi IV DPRD Buleleng.***

Editor : Donny Tabelak
#dprd buleleng #dokter spesialis #RSUD Giri Emas #kekurangan dokter