Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

200 Kilometer Jalan di Buleleng Rusak. Pemkab Akan Kolaborasi dengan Pemprov dan Balai Jalan

Eka Prasetya • Rabu, 12 Maret 2025 | 00:42 WIB

 

JALAN RUSAK: Proses perbaikan jalan rusak yang dilakukan Dinas PUTR Buleleng.
JALAN RUSAK: Proses perbaikan jalan rusak yang dilakukan Dinas PUTR Buleleng.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Tingginya curah hujan di Kabupaten Buleleng berdampak pada meningkatnya kerusakan infrastruktur jalan di berbagai wilayah. 

Sebagai kabupaten dengan luas wilayah terbesar di Bali, banyak ruas jalan yang mengalami kerusakan akibat kondisi cuaca ekstrem.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Buleleng, I Putu Adiptha Eka Putra mengatakan, pihaknya tidak menutup mata terhadap kerusakan itu.

Untuk pemeliharaan dan perbaikan jalan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Balai Jalan dan Dinas PUTR Provinsi Bali.

"Kami terus berupaya memastikan akses jalan tetap lancar dan nyaman bagi masyarakat. Saat ini, kami berkolaborasi dengan Balai Jalan dan PUTR Provinsi Bali untuk pemeliharaan jalan," ujar Adiptha, Selasa (11/3/2025).

Baca Juga: Selama 29 Tahun Terbengkalai, Jalan Rusak Pakisan-Tambakan Akhirnya Diperbaiki, Pj Bupati Sebut Tak Terkait Pilgub Bali

Menurutnya, perbaikan jalan sangat tergantung pada status jalan yang bersangkutan. Jalan nasional menjadi tanggung jawab Balai Jalan dan pemerintah pusat. 

Jalan yang menjadi tanggung jawab Dinas PUTR Buleleng adalah jalan dengan status kabupaten.

Kini Dinas PUTR Buleleng tengah melakukan asesmen dan kajian prioritas guna mengalokasikan anggaran untuk pemeliharaan jalan agar segera bisa ditangani.

"Kami harus lebih selektif dalam menentukan prioritas perbaikan, terutama karena adanya efisiensi anggaran dari pemerintah pusat,” ujar Adiptha.

Baca Juga: Warga Desa Protes Jalan Rusak ke Pemerintah Hingga Tanam Pohon Pisang. Ternyata Tanggung Jawab Desa

Menurutnya pemangkasan anggaran yang terjadi di pusat, sangat berdampak. Apalagi dana yang dipangkas mencapai Rp 80 triliun.

“Termasuk dana infrastruktur di Buleleng juga terdampak. Dana infrastruktur dari pusat itu kena pemotongan Rp 25 miliar,” ujarnya.

Lebih lanjut Adiptha mengatakan, dari total 1.100 kilometer jalan yang ada di Buleleng, sekitar 200 kilometer diantaranya dalam kondisi rusak.

Solusinya, pemerintah akan melakukan perbaikan dengan skala prioritas. Perbaikan diprioritaskan pada jalan dengan kondisi rusak berat.

"Kami akan melakukan asesmen secara ketat untuk menentukan ruas jalan yang menjadi prioritas utama di setiap kecamatan,” tegasnya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #infrastruktur #Pemeliharaan #pemangkasan anggaran #jalan #hujan #buleleng #Perbaikan