Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Pelajar Mekenyem, Libur Ramadhan di Buleleng Jadi 13 Hari

Francelino Junior • Jumat, 21 Maret 2025 | 16:05 WIB

 

Dalam rangka Hari Raya Idulfitri, libur sekolah di Buleleng jadi 13 hari dari sebelumnya delapan hari saja.
Dalam rangka Hari Raya Idulfitri, libur sekolah di Buleleng jadi 13 hari dari sebelumnya delapan hari saja.

 

SINGARAJA, Radarbuleleng.jawapos.com- Pelajar jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Buleleng mekenyem (tersenyum).

Sebab libur sekolah dalam rangka Hari Raya Idul fitri 1446 Hijriah/2025 diperpanjang menjadi 13 hari. Ini juga menyesuaikan dengan Surat Edaran Bersama (SEB) tiga menteri.

Sebelumnya, libur siswa hanya delapan hari saja, dimulai 27 Maret sampai 8 April.

Namun pasca keluarnya revisi SEB Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Menteri Agama, dan Menteri Dalam Negeri tentang Pembelajaran di Bulan Ramadhan tahun 1446 Hijriah/2025 Masehi tertanggal 27 Februari 2025, maka libur pelajar dimajukan yang dimulai sejak 21 Maret sampai 8 April.

Dengan adanya revisi tersebut, maka Pemerintah Kabupaten Buleleng kemudian menindaklanjuti dengan Surat Edaran (SE) nomor T.400.3.1/2523/III/DISDIKPORA/2025 tentang Pembelajaran di Bulan Ramadan 1446 Hijriah/2025 Masehi, yang ditandatangani Sekretaris Daerah Buleleng, Gede Suyasa tertanggal 14 Maret.

”SE ini sudah dikirim ke seluruh sekolah tingkat PAUD sampai SMP di Buleleng. Libur dalam rangka Idulfitri juga berlaku untuk guru” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Buleleng, Putu Ariadi Pribadi pada Kamis (20/3).

Dilanjutkannya, perpanjangan libur sekolah ini setidaknya memberikan kesempatan bagi siswa dan orang tuanya, yang merayakan Idul fitri, dapat melaksanakan mudik jauh-jauh hari. Sehingga dapat meminimalisir terjadinya kemacetan yang ditimbulkan.

Lanjut Ariadi, perpanjangan libur sekolah ini untuk memberikan kesempatan pada masyarakat yang merayakan hari raya Idul Fitri, agar bisa mudik jauh-jauh hari.

Upaya ini juga untuk meminimalisir kemacetan yang ditimbulkan akibat arus mudik maupun arus balik.

Selain itu, para pelajar juga dianjurkan melaksanakan kegiatan tadarus Alquran, pesantren kilat, kajian keislaman, dan kegiatan lainnya yang meningkatkan iman, takwa, dan akhlak mulia bagi siswa beragama Islam.

Sementara yang lainnya, juga dapat melaksanakan kegiatan bimbingan rohani dan kegiatan keagamaan sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.

”Ini juga memberikan kesempatan lebih panjang kepada umat Muslim, untuk bersilaturahmi dengan keluarga juga masyarakat, untuk meningkatkan persaudaraan dan persatuan,” tandas Ariadi.***

Editor : Donny Tabelak
#ramadhan #disdikpora buleleng #idul fitri #libur sekolah