SINGARAJA, Radarbuleleng.jawapos.com- Sebanyak 800-900 orang penumpang pergi meninggalkan Bali lewat Pelabuhan Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng untuk kembali ke kampung halamannya di , pada Selasa (25/3) pagi.
Perginya mereka dalam rangka mudik Idul fitri 1446 Hijriah/2025.
Para pemudik tanpa kendaraan ini dilayani oleh tiga kapal untuk menuju ke kepulauan yang ada di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur seperti Pulau Raas dan Sapeken.
Kapal yang melayani mudik di Pelabuhan Celukan Bawang adalah Kapal Negara (KN) Chundamani milik Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Tanjung Perak Surabaya, KN Nusa Penida milik Distrik Navigasi (Disnav) Benoa.
Satu lagi kapal yang melayani adalah KM Sabuk Nusantara (Sanus) 74. Namun untuk reguler saja.
Tetapi spesial Idul fitri, kapal tersebut hanya melayani rute Pelabuhan Celukan Bawang-Pulau Sapeken.
”KN Chundamani dan KN Nusa Penida akan melayani mudik gratis sejak Senin (24/3) dan berakhir pada Rabu (26/3), dengan tujuan Pulau Raas. Untuk hari ini ada 800-900 penumpang yang dilayani secara gratis,” ujar Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Celukan Bawang, Taufikur Rahman pada Selasa (25/3).
Dilanjutkan Taufikur, di Pelabuhan Celukan Bawang juga disiapkan sejumlah layanan bagi pemudik, utamanya kamar khusus untuk ibu-ibu yang membawa bayi, orang tua, juga untuk yang sedang dalam kondisi kurang fit.
Mudik gratis bagi umat Islam di Pelabuhan Celukan Bawang, memang sangat membantu masyarakat, utamanya mereka yang pulang kampung melewati pelabuhan di Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng itu.
Setidaknya mereka dapat terbantu dan berkurang bebannya.
”Sehari-hari saya tinggal di Denpasar dan mudik memang melalui Pelabuhan Celukan Bawang, sejak dua tahun belakangan. Setidaknya ada kemudahan transportasi dengan mudik gratis,” ujar Isna, salah satu pemudik dengan tujuan Pulau Raas.***
Editor : Donny Tabelak