Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Refleksikan Kesunyian, Angga Prasaja Ciptakan Lagu ‘Nyepi’

Eka Prasetya • Kamis, 27 Maret 2025 | 20:10 WIB

 

REFLEKSI NYEPI: Musisi sekaligus pencipta lagu, Angga Prasaja. Ia meluncurkan single baru berjudul Nyepi.
REFLEKSI NYEPI: Musisi sekaligus pencipta lagu, Angga Prasaja. Ia meluncurkan single baru berjudul Nyepi.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Musisi sekaligus pencipta lagu asal Buleleng, Gede Angga Prasaja, kembali memperkaya khazanah musik Bali dengan merilis single terbarunya berjudul "Nyepi". 

Lagu ini resmi diluncurkan pada 25 Maret 2025, bertepatan dengan momen perayaan Hari Raya Nyepi yang sarat akan nilai keheningan dan perenungan diri.

Tak seperti lagu-lagu bertema Nyepi yang umumnya mengusung nuansa semarak Pengerupukan dan Ogoh-ogoh, "Nyepi" versi Angga hadir lebih tenang dan kontemplatif. 

Mengusung tema yang lebih esensial, lagu ini menjadi refleksi musikal tentang makna sejati dari hening dan jeda dalam hidup.

“Saya ingin menyampaikan bahwa Nyepi bukan hanya tentang tradisi atau budaya, tetapi juga tentang perjalanan batin untuk mengenal diri lebih dalam,” ungkap Angga Prasaja.

Salah satu lirik yang mencuri perhatian dalam lagu ini berbunyi: "Ada saatnya harus kita jeda, berhenti sejenak dari biasa, selamat membersihkan hati kita, merayakan keheningan diri." 

Lirik tersebut, menurut Angga, menggambarkan ajakan untuk menenangkan diri di tengah hiruk-pikuk dunia, sekaligus menjadi momentum menyucikan pikiran dari energi negatif.

Secara musikal, "Nyepi" tampil dengan aransemen mellow yang berpadu dengan nuansa gamelan Bali, menghadirkan suasana yang damai dan menyatu dengan semangat sunyi Hari Raya Nyepi. 

Pilihan gaya ini menjadi pembeda kuat dari lagu-lagu perayaan serupa yang cenderung enerjik.

“Saya ingin lagu ini bisa menjadi teman dalam keheningan. Harapannya, 'Nyepi' bisa menjadi bagian dari tradisi masyarakat, menemani perayaan Nyepi di tahun-tahun mendatang,” tambahnya.

Tak hanya menciptakan "Nyepi", Angga Prasaja yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Adat dan Tradisi Dinas Kebudayaan Buleleng, telah menelurkan sejumlah karya musik bertema daerah. 

Di antaranya: Jiwaku Bersamamu, Prestasi Untukmu Singarajaku, Disiplin Diri Bangkit Pertiwi, Bangkit Berseri, Buleleng Bisa, dan Buleleng Berbangga. 

Ia juga menciptakan lagu untuk Buleleng Development Festival seperti Melaju Bersama Buleleng Maju (2023) dan Buleleng Berbangga untuk Nusantara (2024), serta karya lainnya seperti Taman Bung Karno.

Di luar tema budaya, Angga juga aktif menulis lagu bertema universal seperti Salah dari Pertama, Arti Hidup, Sebagai Harmoni, Lagu untuk Ibu, hingga Memang Buaya.

“Bagi saya, setiap lagu adalah media untuk menyampaikan rasa dan pesan. Saya ingin karya-karya saya bisa menyentuh siapapun yang mendengarnya,” tutupnya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#ogoh-ogoh #pencipta lagu #musisi #Angga Prasaja #nyepi #buleleng