Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Catat! Kecamatan Sukasada Dirancang Jadi Tiga Sub Wilayah

Francelino Junior • Jumat, 4 April 2025 | 00:25 WIB

Rapat di Dinas PUTR Buleleng untuk membahas RDTR Sukasada 2025-2045. Wilayah Kecamatan Sukasada akan dibagi menjadi tiga.
Rapat di Dinas PUTR Buleleng untuk membahas RDTR Sukasada 2025-2045. Wilayah Kecamatan Sukasada akan dibagi menjadi tiga.

SINGARAJA, Radarbuleleng.jawapos.com- Pemerintah Kabupaten Buleleng kini menyusun Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Wilayah Perencanaan Kecamatan Sukasada 2025-2045.

Berdasarkan susunan tersebut, nantinya kecamatan ini akan dibagi menjadi tiga sub wilayah.

Hal ini diungkapkan Kepala Bidang (Kabid) Tata Ruang dan Bina Konstruksi Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Buleleng, Gede Ngurah Dharma Seputra.

Ia mengungkapkan, pihaknya sudah menggelar pembahasan RDTR Wilayah Perencanaan Kecamatan Sukasada 2025-2045 di Kantor Dinas PUTR Buleleng. 

Dalam RDTR itu, rancangan yang mencakup 17 desa di wilayah itu, akan menjadikan Kecamatan Sukasada sebagai pusat pelayanan kawasan yang berdaya saing dan berkelanjutan, juga dengan sektor unggulan pariwisata dan pertanian berbasis kearifan lokal.

Tentu penyusunan RDTR ini berdasarkan sejumlah isu strategis wilayah. Pertama karena Kecamatan Sukasada merupakan bagian dari Kawasan Strategis Pariwisata Daerah (KSPD) Bedugul-Pancasari.

Kedua merupakan pusat pelayanan kawasan. Ketiga konservasi lahan sawah dilindungi yang berkaitan dengan kepentingan nasional.

Selanjutnya karena Kecamatan Sukasada merupakan konservasi kawasan hutan lindung dengan luas sekitar sembilan hektar.

Kelima wilayah ini masuk dalam kawasan rawan bencana dan climate change. Terakhir karena adanya Turyapada Tower, yang merupakan infrastruktur telekomunikasi dan ikon pariwisata baru bertaraf internasional.

”RDTR Sukasada 2025-2045 membagi kawasan menjadi tiga sub-wilayah pengembangan diantaranya ekowisata, pertanian, dan permukiman,” ujar Dharma Seputra pada Selasa (2/4).

Nantinya, ada juga proyek infrastruktur utama yang masuk dalam RDTR ini yaitu jaringan transportasi berupa pembangunan shortcut dan jalan lingkar Turyapada.

Ada juga sistem energi dan air bersih, mencakup pembangkit listrik mikro hidro (PLTMH), instalasi air minum, dan jaringan irigasi.

Kemudian pengelolaan limbah dengan pembangunan TPS3R di Desa Selat dan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) Kota di Desa Pancasari.  

Program prioritas lainnya dalam RDTR Sukasada 2025-2045 yang dirancang yakni peningkatan layanan publik, pengembangan pasar regional, distribusi air minum, hingga penyediaan infrastruktur ramah difabel. 

”RDTR ini selain mengarahkan, juga mengintegrasikan pembangunan di Sukasada, tidak hanya untuk pertumbuhan ekonomi, juga menjaga keseimbangan lingkungan,” lanjut Kabid Tata Ruang dan Bina Konstruksi itu.

Dilanjutkannya, rencana detail tersebut juga menyoroti isu mitigasi bencana seperti abrasi, banjir, tanah longsor, dan tsunami yang dapat berdampak pada kawasan pemukiman dan pertanian.***

Editor : Donny Tabelak
#abrasi #pemkab buleleng #sukasada #turyapada tower #tanah longsor