SINGARAJA, Radarbuleleng.jawapos.com- Proyek infrastruktur vital yang ada di Kabupaten Buleleng dipastikan tetap berjalan, meski pemerintah pusat menggaungkan efisiensi anggaran.
Seperti shortcut (jalan pintas), Turyapada Tower, hingga Pelabuhan Terpadu Sangsit.
Hal ini disampaikan Gubernur Bali, Wayan Koster saat membuka Malam Apresiasi Seni dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-421 Kota Singaraja di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Bung Karno pada Sabtu (5/4) malam.
Untuk diketahui, Shortcut Singaraja-Mengwitani yang sudah rampung hingga saat ini di wilayah Kabupaten Buleleng, yaitu titik 5, 6, 7A-E, dan 8.
Koster mengatakan, proyek strategis itu akan dilanjutkan kembali, mulai dari titik 9-12 sesuai dengan janji gubernur Bali itu.
Dari pantauan, titik awal dan akhir pembangunan Shortcut Singaraja-Mengwitani 9 dan 10 sempat dicabut tandanya.
Padahal tanda tersebut sudah jauh terpasang sejak awal proyek pembangunan shortcut titik 7D dan E.
Titik awalnya diketahui terpasang di dekat Gitgit Twin Waterfall dan SDN 4 Gitgit, sedangkan akhirnya ada di dekat Dukuh Waterfall.
Namun belakangan, tanda titik awal dan akhir terpasang kembali. Shortcut 9 dan 10 rencananya akan terhubung menjadi satu, seperti titik 5 dan 6.
Tentu dengan berlanjutnya jalan pintas itu, maka akses transportasi dari Singaraja menuju ke Denpasar maupun sebaliknya, dapat lebih lancar, nyaman, juga efektif waktu.
”Sekarang proses tender shortcut 9 dan 10. Berjalan terus sampai dilanjutkan titik 11 dan 12. Pang aluh berangkat ke Denpasar dan balik ke Buleleng gak pake mules lagi,” kata Koster.
Selain itu, pejabat asal Kabupaten Buleleng itu juga mengaku akan melanjutkan pembangunan Taman Teknologi Komunikasi Bali Smarts Turyapada Tower KBS 6.0 Kerthi Bali atau Turyapada Tower di tahap dua.
Menara yang ada di bukit Bali utara itu digadang-gadang menjadi objek wisata berkelas dunia, sejajar dengan menara lainnya yang ada di dunia.
Seperti Menara Eiffel, Toronto Tower, Tokyo Tower, dan Macau Tower.
Sehingga dengan penyelesaian pembangunan lanjutan di tahap dua, setidaknya Turyapada Tower dapat membantu memberikan dan meningkatkan pendapatan, bagi Pemerintah Kabupaten Buleleng.
”Anggarannya Rp 270 miliar dari (APBD) Pemerintah Provinsi Bali,” lanjut Koster.
Tak hanya itu, sesuai dengan janji Koster saat kampanye Pilkada Bali 2024, pada 2026 Pemprov Bali juga akan memulai pembangunan Kawasan Pelabuhan Terpadu Sangsit.
Rencananya, Pelabuhan Sangsit akan dikembangkan menjadi pelabuhan perikanan, pariwisata, sekaligus logistik.***
Editor : Donny Tabelak