Radarbuleleng.jawapos.com- Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) kembali terjadi di Jalan Raya Singaraja-Denpasar KM 4,9 pada Senin (28/4) sekitar pukul 02.00 Wita.
Kali ini, satu orang pejalan kaki menjadi korban tabrak lari dari kendaraan yang tidak diketahui identitasnya.
Laka lantas tabrak lari ini terjadi tepatnya di wilayah Lingkungan Lumbanan, Kelurahan Sukasada, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng.
Yang menjadi korban adalah Putu Suardana, 43, warga Lingkungan Delod Peken, Kelurahan Kendran, Kecamatan Buleleng.
Awalnya, Suardana berjalan kaki dari arah utara (Singaraja) menuju ke selatan (Denpasar).
Posisinya saat itu berada di bahu jalan sebelah timur. Tak lama kemudian, datang kendaraan roda empat yang tidak diketahui identitasnya dari arah yang sama dengan korban.
”Kendaraan tersebut menabrak korban, kemudian melarikan diri ke arah selatan atau Denpasar, setelah kejadian tabrak lari,” ujar Kasat Lantas Polres Buleleng, AKP Bachtiar Arifin pada Senin (28/4) siang.
Kerasnya benturan membuat Suardana terpental dari bahu ke tengah, dekat as jalan.
Warga sekitar bersama polisi kemudian membantu mengevakuasinya ke RSUD Buleleng. Sebab korban dalam kondisi bersimbah darah dan luka parah.
”Pejalan kaki mengalami patah tangan kanan, luka lecet pada kaki kanan dan kepala. Masih dalam perawatan. Yang bersangkutan memang sering keluar berjalan kaki,” tandasnya.
Polisi pun menyebut kini penanganan peristiwa tersebut masih dalam proses penyelidikan. Mengingat sepanjang jalur tersebut nihil terdapat CCTV.
Sebelumnya di area yang sama, juga terjadi laka lantas antara sepeda motor dan bus pariwisata pada Sabtu (26/4) sore yang menewaskan kakak dan adik Gede Krisna Ari Putra, 20, dan Komang Karna Angga Wijaya, 8.***
Editor : Donny Tabelak