Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Catat! Posyandu di Buleleng Akan Jadi Pusat Pelayanan Dasar Masyarakat

Francelino Junior • Jumat, 23 Mei 2025 | 19:05 WIB

Perubahan posyandu menjadi pusat pelayanan dasar masyarakat tengah dirapatkan dan disiapkan.
Perubahan posyandu menjadi pusat pelayanan dasar masyarakat tengah dirapatkan dan disiapkan.

Radarbuleleng.jawapos.com- Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di Kabupaten Buleleng, akan bertransformasi menjadi pusat pelayanan dasar masyarakat yang komprehensif.

Perubahan ini diharapkan menjadi fondasi peningkatan kesejahteraan masyarakat, secara merata dan berkelanjutan.

Diketahui metamorfosis ini dilakukan merujuk pada Permendagri Nomor 13 Tahun 2024.

Sehingga peran posyandu sebagai pusat layanan kesehatan masyarakat, kini berubah menjadi pusat pelayanan dasar masyarakat yang komprehensif, mencakup enam layanan dasar atau 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) Posyandu.

Yakni pelayanan kesehatan, pendidikan, sosial, perumahan rakyat dan kawasan permukiman, pekerjaan umum dan penataan ruang, serta pelayanan ketentraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat.

”Karena menjadi amanat pusat, maka posyandu bukan hanya milik satu pihak, tapi menjadi wadah bersama untuk menjangkau kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat, mulai dari balita, lansia, hingga remaja,” ujar Ketua Tim Pembina (TP) Posyandu Kabupaten Buleleng, Ayu Wardhany Sutjidra pada Kamis (22/5).

Pihaknya pun menegaskan pentingnya sinergi antar lembaga dan bidang dalam menyukseskan transformasi posyandu ke dalam layanan 6 SPM.

Apalagi di Buleleng tercatat ada 718 posyandu yang tersebar di sembilan kecamatan yang ada.

Transformasi ini diharapkan memperkuat pelayanan dasar hingga ke tingkat desa dan kelurahan, sekaligus menjadi fondasi peningkatan kesejahteraan masyarakat Bali secara merata dan berkelanjutan.

Transformasi posyandu ini tidak hanya di Buleleng saja, namun di seluruh daerah. Maka dari itu, tengah dibangun koordinasi lintas wilayah untuk mengimplementasikan posyandu 6 SPM di Bali, khususnya di Buleleng.

Mulai dari penyamaan persepsi, memetakan peran dan tanggung jawab masing-masing OPD, serta menyiapkan rencana kerja yang selaras dengan arahan pusat dan kebutuhan masyarakat di lapangan.

”Contohnya di bidang pendidikan, bukan hanya menyasar anak-anak, tapi juga edukasi pola asuh bagi orang tua. Jadi semuanya harus sinkron dan terintegrasi,” tandas Ayu Wardhany.***

Editor : Donny Tabelak
#pelayanan kesehatan #permendagri #pendidikan #posyandu