Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Vendor Sudah Ada, Layanan 112 di Buleleng Tunggu Kesiapan OPD

Francelino Junior • Selasa, 27 Mei 2025 | 23:25 WIB

 

Layanan 112 di Buleleng kini menunggu kesiapan OPD terkait saja. Sebab kini sudah ada vendornya.
Layanan 112 di Buleleng kini menunggu kesiapan OPD terkait saja. Sebab kini sudah ada vendornya.

Radarbuleleng.jawapos.com- Penerapan layanan 112 di Kabupaten Buleleng kini menunggu kesiapan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di lingkup Pemerintah Kabupaten Buleleng.

Sebab kini sudah ada vendor, yang menjembatani penerapannya.

Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra mengatakan, layanan 112 merupakan layanan kegawatdaruratan yang dapat digunakan masyarakat, apabila ada peristiwa maupun kejadian urgen.

Tentu layanan ini ada hubungannya dengan smart city yang ada di Pemkab Buleleng. Baik itu smart governance dan smart living.

”Jadi kedepan dengan sistem ini, masyarakat bisa sampaikan peristiwa gawat darurat di wilayahnya. Kami siapkan sarana dan prasarana serta SDM di masing-masing OPD yang terlibat,” katanya pada Senin (26/5).

Disebutnya, OPD yang terlibat yakni Dinas Kominfosanti, Dinas Kesehatan, Dinas Damkar dan Penyelamatan, BPBD, dan RSUD Buleleng. Serta instansi vertikal seperti polisi dan PLN.

Untuk saat ini, sarana dan prasarana yang siap ada di Dinas Kominfosanti dengan Buleleng Command Center (BCC).

Maka itu, kelengkapan lain dari OPD terkait pun wajib dilakukan, untuk mendukung pelayanan yang maksimal selama 24 jam, apabila layanan 112 benar-benar diterapkan di Buleleng.

”Akan ada pembahasan lanjutan terkait layanan 112 ini,” singkatnya.

Diketahui ada salah satu vendor yang sudah melakukan audiensi dengan Pemkab Buleleng, mengenai penerapan layanan ini.

Yaitu PT. Jasnita Telekomindo, Tbk. yang merupakan salah satu pemenang dari empat vendor lainnya atas program Kementerian Komdigi RI.

Pihaknya menyebut layanan 112 akan bebas pulsa dan dapat diakses tanpa menggunakan SIM card.

Meski begitu, vendor akan berkoordinasi kembali dengan Pemerintah Provinsi Bali, agar ketika masyarakat asal Buleleng menggunakan layanan 112 saat di kabupaten lain, lebih cepat ditanggapi atau direspon oleh admin 112 di Buleleng. 

”Masyarakat tidak terbebani biaya pulsa ketika melaporkan keluhan pada layanan darurat 112, seperti halnya kebakaran, kerusuhan, kecelakaan, pohon tumbang, darurat medis dan darurat lainnya,” ujar David Kristianto, Senior Account Manager PT. Jasnita Telekomindo, Tbk. di Gedung BCC Kominfosanti.***

Editor : Donny Tabelak
#pemkab buleleng #opd #organisasi perangkat daerah #Vendor