Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Catat! Pemkab Buleleng Akan Bantu Komunitas yang Kelola Sampah Mandiri

Francelino Junior • Rabu, 28 Mei 2025 | 16:05 WIB

Kunjungan Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna ke komunitas pengelola sampah. Pemkab Buleleng akan membantu pendampingan dan kebijakan.
Kunjungan Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna ke komunitas pengelola sampah. Pemkab Buleleng akan membantu pendampingan dan kebijakan.

Radarbuleleng.jawapos.com- Dalam rangka pengelolaan sampah di Bali utara, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng akan membantu komunitas lokal, yang memang berinisiatif mengelola sampah secara mandiri.

Tentu ini juga sebagai upaya mengurangi beban sampah, yang menjadi perhatian di Bali saat ini.

Hal ini disampaikan Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna dalam kunjungannya ke komunitas atau yayasan peduli lingkungan Umah Kreatif Bali di Kelurahan Banyuning, Kecamatan Buleleng pada Selasa (27/5) pagi.

Menurutnya, yang dilakukan oleh salah satu komunitas pengelola sampah ini, sangat membantu pemerintah dalam menangani sampah.

”Kami ingin memastikan program pengelolaan sampah dari sumbernya bisa berjalan optimal,” kata Supriatna.

Pihaknya menekankan pentingnya melakukan penanganan sampah berbasis sumber. Karena sampah yang ada di TPA, kebanyakan berasal dari rumah tangga, yang menjadi penyumbang terbanyak.

Dengan adanya kolaborasi antara pemerintah dan komunitas, maka kedepan dapat terjadi pengelolaan sampah berkelanjutan yang bisa diterapkan di seluruh wilayah Buleleng.

Pemkab Buleleng juga akan melakukan pendampingan dan memfasilitasi kebijakan.

”Kedepan, akan ada skema pendampingan lebih intensif, agar gerakan ini bisa berkembang dan memberikan dampak lebih luas,” tegasnya.

Sementara itu, I Putu Pasek Govinda, salah satu pengurus Umah Kreatif Bali menyebut, adanya kolaborasi dengan Pemkab Buleleng setidaknya menjadi langkah awal untuk menyelesaikan persoalan lingkungan, terutama sampah.

Sejumlah program pun dijalankan komunitas ini, yakni pengelolaan sampah dengan bentuk daur ulang sampah non organik dan pengolahan sampah organik menggunakan maggot.

Kedua, ketahanan pangan dengan pelibatan masyarakat dalam kegiatan pertanian dan pengolahan pangan lokal.

”Terbaru adalah di bidang pendidikan, dengan memberikan les bagi siswa SDN 3 Banyuning sebagai proyek percontohan. Bayarnya pakai sampah plastik,” ungkap Govinda.***

Editor : Donny Tabelak
#kelola sampah #pemkab buleleng #Wakil Bupati Buleleng #peduli lingkungan