Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Ratusan Hewan Dijagal saat Idul Adha di Buleleng. Distan Ingatkan Waspada Penyakit Cacing Hati

Eka Prasetya • Minggu, 8 Juni 2025 | 22:17 WIB

 

KURBAN: Umat muslim di Masjid Nurrahman Kelurahan Kampung Singaraja memotong daging sapi kurban saat hari raya Idul Adha.
KURBAN: Umat muslim di Masjid Nurrahman Kelurahan Kampung Singaraja memotong daging sapi kurban saat hari raya Idul Adha.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Selama momen perayaan Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah, Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng melakukan pemeriksaan ketat terhadap ratusan hewan kurban di delapan kecamatan. 

Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan daging kurban yang dibagikan kepada masyarakat benar-benar layak dan aman dikonsumsi.

Mulai 5 hingga 7 Juni 2025, sebanyak 132 ekor sapi dan 213 ekor kambing diperiksa secara menyeluruh melalui tahapan antemortem (saat hewan masih hidup) dan postmortem (setelah disembelih). 

Pemeriksaan dilakukan di 46 titik pemotongan seperti masjid, mushola, panti asuhan, hingga instansi pemerintahan.

Kepala Dinas Pertanian Buleleng, Gede Melandrat, menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh hewan kurban dalam kondisi sehat dan bebas dari penyakit berbahaya.

“Kami kerahkan 72 dokter hewan untuk menjamin hewan kurban benar-benar aman. Hasilnya, semua hewan sehat dan layak dikonsumsi,” ujar Melandrat.

Baca Juga: Bukti Indahnya Tolerasi di Bali, Pecalang Ikut Amankan Sholat Idul Adha di Gianyar

Ia menambahkan, penyakit yang paling diwaspadai adalah cacing hati pada sapi, karena bisa menular ke manusia jika daging terkontaminasi. Namun hingga akhir pemeriksaan, tidak ditemukan kasus tersebut di Buleleng.

Melandrat menyebut mayoritas hewan kurban yang disembelih di Buleleng merupakan ternak lokal, baik sapi maupun kambing. 

Ia mengimbau masyarakat untuk memprioritaskan hewan kurban dari wilayah sendiri guna mendukung perekonomian peternak lokal.

“Populasi ternak di Buleleng cukup besar. Lebih dari 70 ribu ekor sapi dan 22 ribu kambing. Jadi sebenarnya tidak perlu mengambil dari luar daerah,” jelasnya.

Melandrat mengatakan, momen Idul Adha juga menjadi peluang untuk memberikan harga jual yang layak bagi peternak. Apalagi kualitas ternak lokal disebut tidak kalah dari luar daerah.

“Pemerintah hadir untuk menjamin kualitas sekaligus memberi nilai tambah bagi peternak lokal. Ini bentuk dukungan nyata kami,” demikian Melandrat. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#kurban #hewan #hari raya #hewan kurban #sapi #cacing #pertanian #idul adha #dinas pertanian #kambing #daging #buleleng #hati #dokter hewan