SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Penantian panjang warga Lingkungan Padangkeling, Kelurahan Banyuning, Kecamatan/Kabupaten Buleleng, Bali, akhirnya berbuah manis.
Setelah lebih dari 30 tahun menunggu, ruas jalan yang menghubungkan kawasan tersebut dengan wilayah sekitar akhirnya diaspal.
Ruas yang dimaksud adalah Jalan Pulau Timor yang terkoneksi langsung dengan Jalan Pulau Menjangan, tepatnya di perbatasan antara Desa Petandakan dan Kelurahan Banyuning.
Meski sudah ada sejak tahun 1990, kondisi jalan itu sebelumnya hanya berupa jalan tanah yang diperkeras.
“Sejak dibuat, jalan ini tidak pernah diperbaiki. Saat hujan becek, musim kemarau berdebu. Sudah sering kami usulkan agar diaspal, tapi belum pernah terealisasi,” ungkap Ketut Tirta, salah satu warga.
Kini, proyek pengaspalan sepanjang 800 meter tengah dikerjakan dan progresnya terus diawasi langsung oleh Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna. Ia turun langsung ke lokasi untuk memastikan pengerjaan berjalan sesuai ketentuan.
“Jalan ini sudah lama masuk dalam perencanaan. Karena padatnya pemukiman dan akses vital, pengaspalan menjadi prioritas,” ujar Supriatna saat meninjau lokasi, Senin (14/7/2025).
Namun ia juga mengingatkan, dengan semakin membaiknya akses jalan, warga diharapkan tidak tergiur mengubah fungsi lahan pertanian menjadi kawasan pemukiman.
“Lahan sawah di sini sudah masuk dalam kawasan LP2B (Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan). Jadi harus dijaga agar tidak dialihfungsikan,” tegasnya.
Proyek pengaspalan sepanjang 850 meter itu dikerjakan oleh CV. Dharma Jati Karya dengan anggaran senilai Rp 1,418 miliar. Waktu pelaksanaan ditargetkan rampung dalam 120 hari kalender.
Menariknya, jalan ini diaspal dengan menggunakan campuran sampah plastik sebagai bagian dari material perkerasan. (*)
Editor : Eka Prasetya