SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Dinas Perhubungan Buleleng melakukan penyesuaian waktu berhenti di sejumlah traffic light yang ada di penjuru Kabupaten Buleleng.
Penyesuaian waktu itu dilakukan gara-gara kepadatan kendaraan di Jalan Raya Singaraja-Gilimanuk semakin tinggi.
Waktu berhenti yang terlalu panjang, berdampak pada penumpukan arus kendaraan. Apalagi kini jalur Singaraja-Gilimanuk didominasi kendaraan berat.
Salah satu titik yang dilakukan penyesuaian waktu berhenti adalah di simpang Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt.
Selama ini waktu hijau kendaraan yang datang dari arah Gilimanuk maupun dari arah Singaraja, hanya 35 detik.
Semenjak ada jalan amblas di ruas Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk, kendaraan seperti bus dan truk memilih melintas via Buleleng.
Semakin banyaknya kendaraan yang melintas, dengan waktu menyala lampu hijau yang terbatas, akhirnya membuat penumpukan kendaraan.
Kepala Dinas Perhubungan Buleleng, Gede Gunawan AP mengatakan, pihaknya sudah melakukan penyesuaian waktu di sejumlah traffic light yang ada di Buleleng.
“Seperti yang di Lokapaksa. Waktu hijau dari arah Gilimanuk dan Singaraja itu kami tambah. Tadinya hanya 35 detik, sekarang jadi 45 detik,” kata Gunawan.
Penyesuaian juga akan dilakukan di sejumlah titik lainnya. Disesuaikan dengan kondisi kepadatan arus lalu lintas.
Dengan penyesuaian itu, harapannya penumpukan kendaraan bisa berkurang. Sehingga kemacetan pun bisa terurai. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya