Radarbuleleng.jawapos.com- Dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80, Pemerintah Kabupaten Buleleng kembali menggelar lomba gerak jalan, sebagaimana biasanya.
Menariknya, untuk kategori dewasa pria atau 45 KM, start-nya kembali ke wilayah Buleleng timur yakni di Desa Sambirenteng, Kecamatan Tejakula.
Diketahui, untuk tahun ini ada lima kategori lomba gerak jalan yang digelar. Yakni kategori 8 KM tingkat SD digelar Senin (4/8), 8 KM tingkat SMP pada Selasa (5/8), 17 KM dewasa putri terlaksana Rabu (6/8), kocak pada Kamis (7/8), dan 45 KM dewasa putra pada Sabtu (9/8).
Untuk kategori 8 KM SD dan SMP serta 17 KM dewasa putri, start dan finish-nya di depan GOR Bhuwana Patra.
Kalau kategori kocak, start di depan Taman Kota Singaraja dan finish di Pelabuhan Tua Buleleng.
Sedangkan kategori 45 KM dewasa putra start di Lapangan Desa Sambirenteng, Kecamatan Tejakula dan finish di GOR Bhuwana Patra Singaraja.
Tentu ini menarik, sebab terakhir kali gerak jalan dengan rute panjang ini dimulai dari wilayah Buleleng timur, berakhir dengan keributan dan penutupan jalan raya. Hal itulah yang membuat start-nya beralih ”secara” permanen ke Buleleng barat.
”Keamanan di Kecamatan Tejakula, Kubutambahan, Sawan, dan Buleleng yang dilintasi peserta lomba gerak jalan 45 KM, bisa dikoordinasikan dan ada jaminan,” ujar Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra pada Kamis (17/7) siang.
Disdikpora Buleleng sebagai penyelenggara, diminta Sutjidra untuk mementingkan kelancaran dan keamanan selama pelaksanaan lomba gerak jalan, khususnya kategori 45 KM dewasa putra.
Koordinasi intens dengan wilayah-wilayah yang dilintasi dan juga aparat keamanan, menjadi nilai penting yang tidak bisa ditawar. Ini untuk mencegah terbukanya luka lama.
Mengenai latihan peserta, Sutjidra menghimbau agar partisipan lomba gerak jalan ini, untuk menggunakan jalan alternatif. Sehingga tidak terjadi kemacetan atau malah menimbulkan kerugian bagi para peserta.
”Untuk cek rute, silahkan di awal Agustus. Mengingat mobilitas di jalan raya yang tinggi, saat latihan cukup gunakan jalan alternatif lainnya,” pesan bupati Buleleng.***
Editor : Donny Tabelak