Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Seratusan Calon Polisi Ikut Pendidikan, Ingatkan Ancaman Judol

Francelino Junior • Jumat, 1 Agustus 2025 | 21:57 WIB
TEMPUH PENDIDIKAN: Siswa SPN Polda Bali saat mengikuti upacara pembukaan pendidikan pembentukan bintara Polri.
TEMPUH PENDIDIKAN: Siswa SPN Polda Bali saat mengikuti upacara pembukaan pendidikan pembentukan bintara Polri.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Sebanyak 104 calon anggota Polri mulai mengikuti Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktuba) di SPN Polda Bali, Kabupaten Buleleng.

Mereka mulai menghuni barak sejak Rabu (30/7/2025). Sebagai calon personel Polri, mereka ditekankan pencegahan judol.

Pendidikan pembentukan dilakukan untuk mencetak sumber daya manusia Polri yang unggul, kreatif, inovatif, dan berintegritas tinggi. 

Sehingga Diktuba tidak sekedar proses belajar, namun lebih pada perjalanan membentuk karakter sebagai seorang polisi, yang tidak hanya memberikan rasa aman kepada masyarakat, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan. 

”Namanya juga pendidikan, siswa harus sudah siap fisik dan mentalnya. Psikologisnya juga sudah teruji. Jadi harus terima konsekuensi segala program pendidikan, selama tujuh bulan,” ujar Irwasda Polda Bali, Kombes Benny Subandi, saat membuka pendidikan.

Pihaknya berharap, selama proses Diktuba berlangsung, pembelajaran dapat terselenggara dengan efektif. Sehingga menjadi media optimal dalam mentransfer ilmu pengetahuan maupun keterampilan kepolisian. 

Apalagi setelah lulus pendidikan, siswa-siswa ini akan menjadi petugas yang menjaga sistem nasional. 

Mereka diminta untuk menanamkan nilai-nilai disiplin dan integritas, sesuai dengan tribrata dan catur prasetya. Agar tidak ada penyimpangan dari mekanisme dan aturan. 

”Akan ada materi khusus pencegahan judol, yang masuk dalam fungsi kehumasan. Supaya mereka tidak terpengaruh dan melakukan pelanggaran. Kalau sampai ada yang ketahuan saat pendidikan, langsung dikeluarkan. Karena jadi polisi harus profesional dan pintar,” tegas Benny Subandi. 

Setelah lulus, pihaknya berharap agar 104 bintara Polri ini dapat ditugaskan di wilayah Polda Bali saja. 

Sebab di Pulau Dewata masih membutuhkan personel, utamanya di polres-polres di wilayah hukum Bali. 

Meski mereka menempuh pendidikan di SPN Polda Bali, mereka bisa saja ditugaskan di wilayah lain, di luar Pulau Bali. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #judol #diktukba #bintara #polri #pendidikan #barak #spn #polda bali