Radarbuleleng.jawapos.com- Belakangan ini marak pengibaran bendera salah satu series manga Jepang yakni One Piece.
Tentu saja berkibarnya bendera berlatar hitam dengan simbol ala-ala bajak laut, menjadi pro kontra di masyarakat.
Untuk di Kabupaten Buleleng, polisi memilih langkah persuasif, apabila ada masyarakat yang memasangnya.
Bendera tersebut digambarkan berisi logo tengkorak berwarna putih dengan ekspresi tersenyum berlatar belakang dua tulang menyilang.
Tengkorak itu menggunakan topi jerami kuning khas karakter utama One Piece, yakni Monkey D. Luffy.
Kapolres Buleleng, AKBP Ida Bagus Widwan Sutadi mengatakan, sejak ramainya isu dan ajakan mengibarkan bendera One Piece, pihaknya sudah melakukan pemantauan.
Sebab bendera tersebut dikonotasikan dengan kekecewaan terhadap pemerintah saat ini.
”Dalam tiga hari ini kami lakukan pemantauan. Sementara belum kami temukan di Buleleng (pemasangan bendera One Piece),” ujarnya pada Selasa (5/8).
Mengingat Agustus merupakan bulan kemerdekaan Republik Indonesia (RI), maka masyarakat diajak untuk mengutamakan pengibaran bendera merah putih, yang merupakan lambang negara, ketimbang bendera-bendera lainnya.
Sebab dengan memasang bendera merah putih, maka lebih mencerminkan jiwa nasionalisme, patriotisme, dan cinta terhadap tanah air.
Sedangkan pemasangan bendera One Piece dinilai belum jelas arahnya untuk apa.
”Kalau pun ada nanti, kami akan tangani secara persuasif,” jelas AKBP Widwan.***
Editor : Donny Tabelak