Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Jabatan Kepala Disdikpora Buleleng Dilelang, Baru Dua Pelamar

Francelino Junior • Kamis, 7 Agustus 2025 | 19:05 WIB

 

Ketua Panitia Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa.
Ketua Panitia Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa.

Radarbuleleng.jawapos.com- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng melakukan lelang jabatan terbuka, untuk mengisi posisi kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) yang kosong.

Saat ini, baru dua orang yang melamar di tugas tersebut, sehingga dilakukan perpanjangan selama seminggu kedepan.

Jabatan pimpinan tinggi pratama ini telah kosong sejak awal 2025, setelah dijabat Made Astika.

Kemudian tugas tersebut secara berturut-turut dipimpin oleh penjabat, yang diambil dari OPD di Pemkab Buleleng.

Mulai dari Putu Ariadi Pribadi (Kalaksa BPBD Buleleng) dan kini dilanjutkan Dewa Made Sudiarta (Kepala Disdagperinkop UKM Buleleng).

Lelang jabatan ini secara resmi diumumkan lewat Pengumuman No: 800/ 15878/Pansel-JPT/2025 tentang Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Secara Terbuka di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Buleleng, tertanggal 22 Juli 2025 ditandatangani oleh Ketua Panitia Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Buleleng.

”Pusat sudah menyetujui bidding Disdikpora Buleleng. Dinas ini dilelang, karena tugasnya spesifik, sedangkan orang di dalam terbatas. Sehingga pak bupati mencoba, sekiranya ada dari OPD atau ASN dari dalam dan luar Buleleng. Yang terbaik dilihat,” ujar Suyasa pada Rabu (6/8).

Hanya saja, pendaftaran lelang jabatan ini akhirnya diperpanjang, karena baru dua orang pelamar saja.

Sedangkan harus ada empat orang pelamar sesuai dengan ketentuan, agar bisa dilakukan seleksi dan penilaian, sehingga dapat tiga besarnya.

Maka dari itu, panitia seleksi memperpanjang kembali sejak Rabu (6/8) hingga Selasa (12/8). 

Perpanjangan pendaftaran pelamar ini pun hanya dapat dilakukan sebanyak tiga kali.

Jika sampai yang ketiga, ternyata tetap tidak ada pelamar, maka dilakukan diskresi ke BKN, yang artinya melanjutkan proses seleksi hanya pada dua orang pelamar itu saja.

”Dua orang pelamar ini asalnya dari internal Disdikpora Buleleng. Satu di struktural, satu fungsional,” ungkap Suyasa memberi bocoran halus.

Berbicara alur seleksi apabila dapat empat pelamar, nantinya mereka akan mengikuti tes tertulis dan wawancara, kemudian ditentukan tiga besar, lanjut permohonan persetujuan turunnya persetujuan teknis (pertek) dari BKN.

Setelah itu bupati yang memilih sosok yang terbaik jadi kepala Disdikpora Buleleng.

Jika tidak ada aral melintang, apabila semua proses berjalan lancar, maka akhir Agustus proses ini selesai sehingga pelantikan kepala dinas yang baru dilakukan awal September.

Sebab pertek hanya berusia satu bulan, sehingga wajib segera, agar restu itu tidak kadaluarsa dan mengulang proses kembali.***

Editor : Donny Tabelak
#lelang jabatan #pemkab buleleng #disdikpora buleleng #sekda