Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Gerak Jalan 45 KM Buleleng Terancam Gelap Gulita, 93 LPJU Rusak Jadi PR Dishub

Francelino Junior • Jumat, 8 Agustus 2025 | 16:38 WIB

 

PERBAIKI LAMPU: Tim dari Dinas Perhubungan Buleleng melakukan perbaikan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) di Jalan Raya Singaraja-Amlapura.
PERBAIKI LAMPU: Tim dari Dinas Perhubungan Buleleng melakukan perbaikan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) di Jalan Raya Singaraja-Amlapura.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Kesiapan penerangan lampu penerangan jalan umum (LPJU) di Kabupaten Buleleng, Bali, mendadak jadi sorotan. 

Menjelang lomba gerak jalan 45 kilometer dalam rangka HUT ke-80 RI, Dinas Perhubungan (Dishub) setempat menemukan fakta mencengangkan. 

Sebanyak 93 titik lampu di sepanjang rute yang akan dilintasi peserta, kini dalam kondisi padam bahkan ada yang dalam kondisi rusak. 

Temuan ini menjadi pekerjaan rumah (PR) berat, mengingat perlombaan berlangsung dari malam hingga pagi hari.

Kepala Dishub Buleleng, Gede Gunawan Adnyana Putra mengungkapkan, puluhan LPJU yang mati itu tersebar di rute yang dimulai dari Lapangan Ampel Gading, Desa Sambirenteng, Kecamatan Tejakula, hingga finis di depan GOR Bhuana Patra Singaraja.

"Total ada 585 titik lampu di rute tersebut, tapi yang menyala hanya 492. Sisanya, 93 LPJU rusak. Ini sudah dicek staf teknis kami," ujar Gunawan.

Baca Juga: Agar Hemat Bayar, Enam Ribu Lampu Penerangan Jalan Umum Akan Dimeterisasi

Bukan tanpa sebab, rute gerak jalan 45 kilometer tahun ini kembali ke wilayah Buleleng timur, setelah 15 tahun absen. 

Perubahan rute inilah yang memunculkan persoalan baru, khususnya terkait penerangan jalan.

Data Dishub Buleleng memerinci, kerusakan paling parah terjadi di Desa Kubutambahan dengan 40 titik lampu rusak. 

Disusul Desa Sambirenteng-Pacung yang  terdapat 22 titik padam, Desa Bungkulan sebanyak 9 titik, dan Desa Giri Emas sebanyak 8 titik. 

Selain itu, kerusakan juga ditemukan di beberapa panel lampu di Kelurahan Penarukan dan wilayah kota Singaraja.

Menurut Gunawan, penyebab kerusakan bervariasi, mulai dari mati lampu, korsleting, hingga usia lampu yang memang sudah tua. 

Pihaknya pun sudah melaporkan temuan ini ke pimpinan daerah dan mendapat perintah untuk segera bertindak.

"Anggaran perbaikan sekitar Rp 96 juta. Kami diperintahkan untuk mengatensi segera karena ini menyangkut keselamatan dan keamanan peserta lomba," tegas Gunawan.

Lomba gerak jalan 45 kilometer putra tingkat dewasa ini akan digelar pada Sabtu (9/8/2025) malam dan diperkirakan selesai pada Minggu (10/8/2025) pagi. 

Perbaikan LPJU pun dikebut agar jalur lomba terang benderang, demi kelancaran dan keselamatan para peserta yang akan berlomba sejak malam hingga pagi hari. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #lampu #padam #gerak jalan #kerusakan #LPJU #pr #gor #korsleting #dishub #buleleng #lapangan #rute