Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

DPRD Buleleng Kritik Monumen Perjuangan, Banyak Dibiarkan Usang. Dinsos Janjikan Perbaikan Tahun Depan

Eka Prasetya • Senin, 11 Agustus 2025 | 23:51 WIB

 

PERLU SENTUHAN: Kondisi di Monumen Perjuangan Tri Yudha Sakti, atau yang sering disebut Tugu Tiga
PERLU SENTUHAN: Kondisi di Monumen Perjuangan Tri Yudha Sakti, atau yang sering disebut Tugu Tiga

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Fraksi Partai NasDem DPRD Buleleng menyoroti kondisi sejumlah monumen perjuangan di wilayah setempat yang terlihat usang dan kurang terawat. 

Pemerintah diminta lebih serius menjaga simbol-simbol perjuangan para pahlawan, apalagi momentum ini bertepatan dengan bulan kemerdekaan RI.

Juru bicara Fraksi NasDem, I Wayan Edi Parsa mengatakan, ada beberapa monumen yang rusak dan perlu segera diperbaiki. 

Diantaranya Monumen Tri Yudha Sakti di Kelurahan Sukasada, Monumen Yudha Mandala Tama di kawasan Pelabuhan Buleleng, serta sejumlah tugu perjuangan lainnya.

“Bangunan, patung, dan catnya sudah mulai mengelupas. Sekarang bulan Agustus, bulan kemerdekaan. Semoga ini bisa menjadi momentum perbaikan monumen-monumen perjuangan yang kita miliki,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Buleleng I Putu Kariaman Putra menegaskan, perawatan tugu perjuangan memang menjadi bagian tugas instansinya. 

Namun, kewenangan Dinsos hanya mencakup empat monumen perjuangan dan satu Taman Makam Pahlawan (TMP).

Keempat monumen itu adalah Monumen Jagaraga di Desa Jagaraga, Kecamatan Sawan; Monumen Tri Yudha Sakti di Kelurahan Sukasada, Monumen Bhuana Kertha di Desa Panji, serta Monumen Gintungan di Desa Selat, Kecamatan Sukasada. 

Sementara TMP yang berada dalam pengelolaan Dinsos adalah TMP Curastana di Kelurahan Banjar Tegal, Kecamatan Buleleng.

“Perbaikan fisik tahun ini memang belum ada, tapi perawatan rutin tetap dilakukan staf di setiap monumen. Untuk perbaikan, kami sudah rancang usulannya pada 2026,” jelas Kariaman.

Dinsos berencana mengusulkan anggaran perbaikan senilai Rp 7,76 miliar untuk keempat monumen dan satu TMP tersebut. 

Anggaran tersebut akan digunakan untuk renovasi fisik, termasuk perbaikan gazebo dan toilet di Monumen Tri Yudha Sakti dan Monumen Jagaraga.

“Bangunan juga sudah mulai bocor, sehingga perlu perbaikan agar lebih nyaman dikunjungi. Monumen ini kan juga menjadi tempat edukasi,” imbuhnya.

Sementara perbaikan di TMP juga akan menyasar persoalan penulisan nama pahlawan antara papan nama dan batu nisan yang dinilai tidak selaras. 

Dinsos sudah berkoordinasi dengan Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) untuk mendapatkan data yang benar dalam penulisan prasasti. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#dprd buleleng #perjuangan #Jagaraga #dinsos #Bhuana Kerta #pahlawan #patung #sukasada #taman makam pahlawan #buleleng #monumen #renovasi