Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Perdana, Upacara HUT ke-80 RI Digelar di Rumah Kos Ayah Bung Karno di Buleleng

Francelino Junior • Senin, 18 Agustus 2025 | 12:55 WIB

 

KHIDMAT: Suasana upacara bendera di rumah kos Raden Soekemi di Jalan Gunung Batur Nomor 1. Ini menjadi yang pertama kali dilakukan.
KHIDMAT: Suasana upacara bendera di rumah kos Raden Soekemi di Jalan Gunung Batur Nomor 1. Ini menjadi yang pertama kali dilakukan.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di Kabupaten Buleleng tahun ini terasa istimewa. 

Untuk pertama kalinya, upacara bendera digelar di halaman rumah bekas kos Raden Soekemi Sosrodihardjo. Soekemi merupakan ayah dari sang proklamator Sukarno.

Upacara itu digelar di sebuah rumah yang beralamat di Jalan Gunung Batur Nomor 1, Kelurahan Paket Agung, Kabupaten Buleleng, Bali, pada Minggu (17/8/2025).

Aksi tersebut dilakukan untuk membangkitkan kembali jejak sejarah keluarga Bung Karno yang tersimpan di Bali Utara. 

Raden Soekemi, pernah menjadi guru di SDN 1 Paket Agung. Saat menjadi guru, ia bertemu dengan Nyoman Rai Srimben di Buleleng. 

Dari pertemuan itu lahirlah Raden Soekarmini dan kelak Sukarno yang menjadiu proklamator kemerdekaan Indonesia, sekaligus presiden pertama Republik Indonesia.

Upacara berlangsung khidmat. Para peserta mengenakan busana adat Bali dan berkumpul di sekitar pohon belimbing, lokasi dikuburnya ari-ari kakak Bung Karno.

“Untuk mengingatkan bahwa sejarah tidak boleh terlupakan. Jas merah, jangan sekali-kali melupakan sejarah,” tegas Ketua Panitia, Ketut Wiratmaja.

Ia berharap Pemkab Buleleng dapat menjadikan rumah kos Raden Soekemi sebagai cagar budaya, sebagaimana rumah Rai Srimben yang sudah ditetapkan lebih dulu. 

Menurutnya, langkah ini penting untuk memberikan penghargaan yang adil terhadap peran kedua orang tua Bung Karno.

“Tidak hanya Rai Srimben yang berperan, Raden Soekemi juga sama pentingnya. Dari keduanya lahirlah Bung Karno. Sejarah ini perlu dijaga,” imbuhnya.

Hal senada disampaikan Kelian Desa Adat Buleleng, Nyoman Sutrisna. Ia menegaskan bahwa masyarakat Bali patut bangga karena Bung Karno memiliki darah Bali dari garis keturunan ibunya.

“Ini sejarah yang betul-betul membanggakan. Proklamator RI lahir dari darah Bali, dari wewidangan Desa Adat Buleleng. Tonggak sejarah ini harus dipertahankan,” ujarnya.

Rangkaian peringatan HUT ke-80 RI di lokasi bersejarah itu diawali dengan parade baca puisi oleh sejumlah tokoh masyarakat pada Jumat (15/8/2025) malam. (*)

 

 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #guru #sukarno #Raden Soekemi Sosrodihardjo #bung karno #rumah #sejarah #pemkab buleleng #hut #proklamator #republik indonesia #paket agung #bendera #upacara #buleleng #nyoman rai srimben #kos #presiden