Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Tangani Sampah di TPA Bengkala, Pemkab Buleleng Beli Bulldozer

Francelino Junior • Senin, 18 Agustus 2025 | 14:07 WIB

 

ARMADA BARU: Armada bulldozer yang akan digunakan untuk mengatur timbunan sampah di TPA Bengkala.
ARMADA BARU: Armada bulldozer yang akan digunakan untuk mengatur timbunan sampah di TPA Bengkala.

KUBUTAMBAHAN, RadarBuleleng.id - Pemkab Buleleng menambah alat berat untuk membantu menangani pengelolaan sampah di TPA Bengkala. 

Alat tersebut adalah bulldozer. Armada itu diharapkan bisa mempercepat penanganan timbunan sampah. Mengingat, alat-alat berat yang sudah ada sebelumnya, kebanyakan sudah rusak parah.

Alat berat itu adalah bulldozer, yang digunakan untuk meratakan dan mengelola tumpukan sampah di TPA. 

Harapannya area tersebut dapat dimanfaatkan secara lebih efisien. Sebab sampah yang ada saat ini sudah menumpuk dan menggunung.

Selain bulldozer, ada juga pengadaan truk arm roll sebanyak dua unit dan dua unit kontainer. 

Pembelian ini menggunakan dana BKK Provinsi Bali 2025 dengan harga total, termasuk bulldozer, yakni Rp 4 miliar. 

Sedangkan tiga unit kontainer dan satu unit truk skylift pengadaannya menggunakan APBD Kabupaten Buleleng 2025, senilai Rp 1.461.000.000. Sehingga total keseluruhan Rp 5.461.000.000.

Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra menegaskan bahwa ini merupakan bukti keseriusan Pemkab Buleleng, untuk penanganan sampah.

”Alat berat ini hanya solusi sementara, agar sampah tidak semakin menumpuk tanpa dikelola dan ditangani. Tentu kedepan perlu dicarikan solusi, sehingga sampah dapat selesai di sumbernya,” ujar Sutjidra, kemarin (18/8/2025).

Truk arm roll berfungsi untuk membantu mempercepat pengangkutan sampah dari TPS ke TPA.

Sedangkan truk skylift untuk mendukung pemangkasan pohon, pemasangan dekorasi, serta pemeliharaan fasilitas publik lainnya yang membutuhkan akses ketinggian.

Harapannya, fasilitas-fasilitas baru ini diyakini membantu tugas-tugas operasional Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Buleleng, menjadi lebih efektif dan efisien. Utamanya dalam penanganan sampah. 

”Tolong sopir-sopir truk sampah nantinya, agar diperhatikan saat membawa sampah, sehingga tidak berserakan di jalan,” pesan Sutjdira.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DLH Buleleng, I Gede Putra Aryana mengatakan, dengan adanya alat baru di TPA Bengkala, membuat tidak ada lagi pembatasan bagi masyarakat, untuk membuang sampah ke sana. 

Pemerintah akan membuka kembali akses pembuangan sampah ke TPA Bengkala. Adapun jam operasional yang disiapkan yakni Senin-Kamis sampai pukul 12.00 WITA.

Menurut Putra, hal yang terpenting dalam pengelolaan sampah adalah menyadarkan masyarakat mengenai pentingnya memilah sampah dengan benar. Termasuk dengan membuang sampah pada tempatnya.

DLH Buleleng berharap, hanya sampah residu yang masuk ke TPA, sementara sampah organik dan plastik bisa dikelola di sumber melalui TPS 3R dan kerja sama dengan bank sampah (BSI).

”Sosialisasi dan edukasi yang paling urgen. Menyadarkan dan membangun budaya masyarakat untuk memilah sampah itu yang urgen,” tegas Putra Aryana. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#truk #tpa bengkala #Bulldozer #alat berat #pemkab buleleng #bupati #lingkungan hidup #Nyoman Sutjidra #sampah #skylift #buleleng #tpa #tps