Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Jepang Tawarkan Kerjasama Kelola Sampah di TPA Bengkala Buleleng

Francelino Junior • Rabu, 20 Agustus 2025 | 23:28 WIB

 

MENGGUNUNG: Timbunan sampah menggunung di TPA Bengkala.
MENGGUNUNG: Timbunan sampah menggunung di TPA Bengkala.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Masalah sampah di Kabupaten Buleleng rupanya menarik perhatian Jepang. 

Negeri Sakura itu mengajukan proposal kerja sama dalam pengelolaan sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Bengkala, Kabupaten Buleleng, Bali.

Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, menjelaskan proposal tersebut kini tengah dipelajari oleh Bappeda Buleleng. 

“Ada proposal kerjasama dari Jepang, bentuknya pengelolaan sampah. Sedang kami kaji lebih lanjut,” ujarnya, Selasa (19/8/2025).

Menurut Sutjidra, dalam waktu dekat pihaknya akan mendatangkan perwakilan dari Jepang untuk berdiskusi. 

Tawaran ini dinilai penting mengingat Buleleng adalah kabupaten terluas di Bali, dengan hanya memiliki satu TPA yang menampung seluruh sampah.

TPA Bengkala sendiri memiliki luas delapan hektare dan terbagi dalam lima blok. 

Blok 1 memiliki daya tampung 71.879,78 m³ di lahan seluas 0,85 hektare. Blok 2 berkapasitas 36.449,53 m³ dengan luas 0,43 hektare. 

Blok 3 memiliki daya tampung 68.362,71 m³ di atas 0,67 hektare. Blok 4 mencatat kapasitas 86.227,27 m³ dengan luas 0,75 hektare. Sementara blok eksisting berkapasitas 22.061,92 m³ di lahan seluas 0,55 hektare.

Meski luasnya cukup besar, Sutjidra menegaskan daya tampung TPA Bengkala lambat laun akan penuh jika tidak dikelola dengan baik. Karena itu, kehadiran Jepang diharapkan bisa menghadirkan solusi yang tepat. 

“Apakah pakai alat atau metode tertentu, nanti mereka yang tahu,” katanya.

Mengenai opsi penggunaan incinerator (alat pembakar sampah), Sutjidra menyebut masih menunggu regulasi serta izin resmi. 

“Kalau aturan dan izin sudah ada, kami juga mau pakai. Tetapi syaratnya harus jauh dari pemukiman, pasti dibangun di TPA Bengkala,” tegasnya.

Data dari Dinas Lingkungan Hidup Buleleng mencatat, sampah yang masuk ke TPA Bengkala periode 2021–2024 mencapai 675.025 ton. 

Dari jumlah tersebut, 516.671 ton berasal dari kawasan perkotaan, sedangkan dari desa hanya 158.354 ton. (*)

 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #Incinerator #Bappeda #tpa bengkala #jepang #bengkala #bupati #proposal #sampah #buleleng #tpa