Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Tiga Hari Bulfest 2025 Hasilkan 7,7 Ton Sampah, DLH Buleleng Kerahkan Relawan Green Corps

Francelino Junior • Jumat, 22 Agustus 2025 | 14:40 WIB

 

PUNGUT SAMPAH: Relawan Green Corps melakukan pembersihan sampah di sekitar area pelaksanaan Buleleng Festival 2025.
PUNGUT SAMPAH: Relawan Green Corps melakukan pembersihan sampah di sekitar area pelaksanaan Buleleng Festival 2025.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Buleleng mencatat volume sampah mencapai 7.716 kilogram selama tiga hari pelaksanaan Buleleng Festival (Bulfest) 2025, mulai Senin (18/8/2025) hingga Rabu (20/8/2025). 

Sampah tersebut terdiri atas organik dan anorganik yang dikelola secara terpisah. Berdasarkan rekapitulasi DLH, sampah organik menjadi penyumbang terbesar. 

Pada hari pertama terkumpul 2.000 kilogram, lalu meningkat menjadi 2.500 kilogram pada hari kedua dan ketiga. 

Total selama tiga hari, sampah organik mencapai 7.000 kilogram dan seluruhnya dikelola di fasilitas komposting milik DLH di Jagaraga, Kecamatan Sawan.

Sementara itu, sampah anorganik tercatat 716 kilogram. Rinciannya, plastik kresek 167 kilogram, sampah bentukan 329 kilogram, serta kertas/duplex 220 kilogram. 

Baca Juga: Nekat Selundupkan Ganja ke Bali, WNA Rusia Dihukum 5 Tahun 8 Bulan Penjara

Seluruh sampah anorganik tersebut disalurkan ke Bank Sampah Induk (BSI) untuk dikelola lebih lanjut.

Meski berbagai imbauan sudah disampaikan, penggunaan plastik sekali pakai masih tinggi di arena Bulfest. 

“Himbauan yang kami sampaikan tidak sepenuhnya diikuti. Masih banyak pedagang menggunakan kresek, sementara penonton jarang membawa tumbler sendiri,” ungkap Plt Kepala DLH Buleleng, I Gede Putra Aryana.

Untuk menekan volume sampah plastik, DLH Buleleng mengerahkan 135 relawan dari berbagai komunitas dan perguruan tinggi. 

Relawan yang tergabung dalam Green Corps ini bertugas memilah sampah sekaligus memberikan edukasi langsung kepada pengunjung tentang cara membuang sampah yang benar.

Gerakan Green Corps diharapkan tidak berhenti di Bulfest saja, melainkan berlanjut pada program lingkungan lainnya seperti Buleleng Kali Bersih (Bukalsih) dan Bersih Pantai (Bepasih).

“Harapan kami, para relawan ini bisa menjadi agen perubahan berkelanjutan. Mereka bukan hanya menjaga kebersihan Bulfest, tetapi juga menyebarkan kesadaran memilah sampah ke masyarakat luas,” tegas Putra Aryana. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
#DLH #Jagaraga #bank sampah #bulfest #organik #sampah #anorganik #buleleng #festival