Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Buka Festival Literasi, Sutjidra Janji Tambah Perpustakaan Keliling

Eka Prasetya • Rabu, 24 September 2025 | 18:02 WIB

 

TAMBAH PERPUSTAKAAN: Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra (duduk dua dari kanan) saat membuka Festival Literasi di Gedung Wanita Laksmi Graha.
TAMBAH PERPUSTAKAAN: Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra (duduk dua dari kanan) saat membuka Festival Literasi di Gedung Wanita Laksmi Graha.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Pemkab Buleleng melalui Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) kembali menghadirkan Festival Literasi. 

Kali ini mereka Mengusung tema “Buleleng Berliterasi, Buleleng Paten”. Festival tersebut berlangsung selama tiga hari, 23–25 September, di Gedung Laksmi Graha, Singaraja. 

Acara tersebut dibuka langsung oleh Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, pada Selasa (23/9/2025) pagi.

Dalam sambutannya, Bupati Sutjidra menekankan literasi merupakan pondasi penting dalam membangun masyarakat yang cerdas, kritis, dan berkarakter. 

“Festival literasi ini menjadi jawaban atas tantangan ke depan. Saya berharap kegiatan ini tidak berhenti pada hari ini saja, melainkan terus berlanjut secara berkesinambungan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya transformasi perpustakaan di era digital. Pemerintah daerah, kata Sutjidra, akan memperkuat sarana prasarana, termasuk menambah armada perpustakaan keliling agar layanan literasi menjangkau hingga pelosok desa. 

“Ke depan, perpustakaan harus bertransformasi menuju digitalisasi sehingga akses literasi semakin terbuka luas,” tambahnya.

Kepala DPAD Buleleng sekaligus Ketua Panitia, Ni Made Era Oktarini, menjelaskan festival ini digelar bertepatan dengan Hari Kunjung Perpustakaan 2025. 

Menurutnya, tema yang diangkat mencerminkan semangat agar literasi tidak hanya sebatas membaca dan menulis, tetapi juga mendorong lahirnya generasi produktif, adaptif, dan berakar pada budaya lokal.

Sebanyak 800 peserta ikut meramaikan festival, mulai dari pelajar, mahasiswa, guru, pustakawan, hingga komunitas literasi. 

“Festival ini bukan sekadar soal buku, melainkan wadah untuk menggali kearifan lokal sekaligus memperkuat peran literasi sebagai pilar pembangunan daerah,” terang Era.

Festival Literasi 2025 terlaksana berkat dukungan Perpustakaan Nasional RI melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Nonfisik 2025, serta kerja sama dengan lembaga pendidikan, komunitas literasi, dan mitra sponsor.

Selain pameran buku, festival juga menampilkan karya kerajinan siswa berbahan dasar sampah plastik. 

Dua narasumber turut hadir berbagi wawasan, yakni pegiat budaya Sugi Lanus dan Kepala Dinas Kominfo Santi Buleleng, Ketut Suwarmawan, yang membahas literasi, budaya, serta transformasi digital. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bupati buleleng #arsip #pemkab buleleng #digital #Nyoman Sutjidra #kritis #perpustakaan #literasi #festival