Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Buleleng Terima 242 Unit Bantuan Sanitasi, Terbanyak di Bali

Francelino Junior • Jumat, 26 September 2025 | 16:33 WIB

 

JAMBAN: Fasilitas jamban bagi warga miskin di Buleleng.
JAMBAN: Fasilitas jamban bagi warga miskin di Buleleng.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Kabupaten Buleleng kembali mendapat perhatian pemerintah pusat lewat Program Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas). 

Tahun ini, Buleleng menerima bantuan 242 unit bilik kamar mandi dan jamban yang dibangun di 11 desa. Jumlah ini tercatat sebagai yang terbanyak di Bali.

Desa penerima program meliputi Lokapaksa, Sepang, Pedawa, Kaliasem, Tukadsumaga, Rangdu, Les, Tejakula, Pejarakan, Pemuteran, dan Bontihing. 

Program yang mulai berjalan sejak Maret 2025 ini menyasar warga yang belum memiliki akses sanitasi layak, terutama keluarga dengan balita, ibu hamil, dan lansia. 

Pembangunan dilakukan dengan sistem swakelola melalui kelompok masyarakat (pokmas).

“Buleleng mendapat alokasi bantuan paling banyak di Bali tahun ini. Ini bentuk apresiasi pemerintah pusat karena Buleleng konsisten memperkuat lingkungan lewat program sanitasi,” kata Kepala Dinas PUTR Kabupaten Buleleng, Putu Adiptha Ekaputra.

Baca Juga: Warga Pengastulan Latihan Evakuasi Gempa dan Tsunami. Masih Perlu Tambahan Titik Kumpul

Pemilihan desa penerima didasarkan pada survei Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR. 

Hasil survei menunjukkan masih banyak keluarga di Buleleng yang belum memiliki akses sanitasi memadai.

Meski kuota tahun ini terbilang besar, Adiptha mengakui kebutuhan sanitasi layak di Buleleng masih tinggi, terutama di Kecamatan Gerokgak. 

Faktor luas wilayah dan jumlah penduduk yang besar membuat daerah ini menjadi titik rawan kekurangan fasilitas.

“Usulan sudah kami ajukan sejak 2024. Setelah melalui verifikasi dan keluarnya SK Menteri, baru tahun ini bisa direalisasikan,” imbuhnya.

Program Sanimas ini bersifat berkelanjutan. Setiap tahun Pemkab Buleleng kembali mengajukan proposal. Desa yang dinilai berhasil menjalankan program akan diprioritaskan kembali pada periode berikutnya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #sanitasi #ibu hamil #jamban #balita #desa #lansia #kamar mandi #buleleng #sanimas