RadarBuleleng.id – Pembangunan Turyapada Tower tahap II tak hanya menyasar penataan kawasan dan lahan parkir.
Proyek strategis yang berlokasi di Desa Pegayaman, Kabupaten Buleleng, Bali, juga ditopang dengan pembangunan akses jalan baru.
Jalan lingkar Turyapada–Lemukih yang membentang di Desa Lemukih, Kecamatan Sawan, kini sedang dalam proses pengerjaan.
Jalan tersebut diharapkan memperlancar akses menuju Turyapada Tower sekaligus membuka konektivitas menuju lokasi tersebut.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Buleleng, I Putu Adiptha Eka Putra, mengatakan pembangunan jalan lingkar itu dibiayai melalui Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Pemprov Bali senilai Rp 10 miliar.
Dari total pagu, nilai kontrak yang sudah berjalan mencapai Rp8 miliar.
“Panjang jalan kurang lebih 1,8 kilometer, mulai dari pintu keluar Turyapada menuju ke arah Lemukih. Pengerjaannya berupa dua lapis hotmix, dilengkapi beton penyangga di sisi kiri jalan serta saluran drainase,” jelasnya.
Adiptha menegaskan proyek ini sudah masuk tahap pengerjaan di lapangan dengan target selesai pada akhir Desember 2025.
Meski sempat terkendala hujan yang kerap turun di siang hari, kontraktor disebut tetap berupaya mempercepat progress.
“Kita upayakan sesuai jadwal. Kalau ada kendala cuaca, pekerjaan akan dikebut lagi. Ini jadi prioritas karena penunjang utama keberadaan Turyapada Tower agar aksesnya aman dan lancar,” tegasnya.
Selain jalan lingkar Turyapada–Lemukih, Pemkab Buleleng juga telah menyiapkan usulan teknis untuk pembangunan jalan lain yang mendukung kawasan strategis di sekitar tower.
Hanya saja, realisasi proyek tambahan masih menunggu ketersediaan anggaran pada 2026 mendatang. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya