SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Sebanyak 15 warga lanjut usia (lansia) produktif di Desa Dencarik, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali, menerima bantuan berupa bibit babi dari Pemkab Buleleng.
Program tersebut merupakan bentuk pemberdayaan ekonomi bagi lansia kurang mampu namun masih aktif berusaha.
Setiap penerima mendapatkan satu ekor bibit babi untuk dikembangkan menjadi usaha ternak mandiri.
Kepala Bidang Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Buleleng, Maman Wahyudi menjelaskan, bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari usulan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Desa Dencarik yang diajukan oleh Karang Taruna setempat.
“Data penerima disiapkan oleh Karang Taruna sebagai mitra kami di desa. Tahun ini hanya satu desa yang disasar karena menyesuaikan kemampuan keuangan daerah. Ini juga bentuk realisasi usulan dalam Musrenbang,” ujarnya.
Program tersebut diharapkan dapat mendorong kemandirian ekonomi para lansia.
Baca Juga: Kejaksaan Bidik Penyelewengan Retribusi Pelabuhan di Kusamba
Bibit babi yang diberikan diharapkan bisa dikembangbiakkan, sehingga menghasilkan pendapatan tambahan sekaligus menjadi kegiatan produktif di usia senja.
“Tujuannya agar lansia tetap aktif dan punya kegiatan bermanfaat setiap hari,” kata Maman.
Seluruh bantuan telah disalurkan pada Juli lalu, dengan pembiayaan bersumber dari APBD Buleleng.
Pasca penyerahan, pihak Dinsos juga melakukan monitoring dan evaluasi terhadap perkembangan bantuan tersebut.
Maman menambahkan, program pemberdayaan ekonomi produktif seperti ini digulirkan setiap tahun dengan sasaran bergilir di beberapa wilayah.
Selain lansia, kelompok penyandang disabilitas juga menjadi target penerima.
“Tahun ini bantuan untuk penyandang disabilitas berupa paket sembako,” imbuhnya. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya