Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Jalan Lokapaksa–Ularan Akhirnya Mulus, Tak Lagi Ditumbuhi Pohon Pisang

Francelino Junior • Jumat, 7 November 2025 | 16:22 WIB

 

SUDAH MULUS: Rombongan Pemkab Buleleng ketika melintasi Jalan Lokapaksa-Ularan yang telah diperbaiki. Kini jalur itu telah mulus, meski baru 1,2 kilometer.
SUDAH MULUS: Rombongan Pemkab Buleleng ketika melintasi Jalan Lokapaksa-Ularan yang telah diperbaiki. Kini jalur itu telah mulus, meski baru 1,2 kilometer.

SERIRIT, RadarBuleleng.id - Setelah puluhan tahun rusak parah hingga sempat ditanami pohon pisang oleh warga yang kesal, kini jalan penghubung Desa Lokapaksa–Ularan, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, Bali, akhirnya mulus berlapis hotmix.

Jalan kabupaten sepanjang enam kilometer itu menjadi akses penting warga, terutama saat musim panen cengkeh. 

Namun selama bertahun-tahun, jalur selebar 6,5 meter ini belum pernah tersentuh perbaikan. 

Baru pada Juli 2025, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng turun tangan memperbaikinya.

Salah satu warga, Putu Rastika, mengaku lega setelah jalan tersebut diaspal. 

“Dulu kami terpaksa memutar lewat jalur lain, bisa sampai 20 menit. Sekarang cukup lima menit. Tahun 2017 saking kesalnya warga sempat tanam pohon pisang di tengah jalan,” ujarnya.

Kini jalan mulus itu tak hanya dimanfaatkan warga Desa Lokapaksa, tapi juga warga dari empat desa tetangga seperti Unggahan, Ularan, Sepang, dan Pangkungparuk. 

Baca Juga: 115 LPD di Buleleng Megap-Megap, Ada yang Sudah Mati Suri

Jalur tersebut menjadi penghubung utama bagi mobilitas warga dan pengangkutan hasil pertanian.

Perbaikan ini merupakan hasil inisiatif bersama perbekel Lokapaksa dan Ularan, yang berkoordinasi mengajukan proposal ke Pemkab Buleleng. 

Sebab di musim hujan, jalan tersebut berubah jadi kubangan besar dan membahayakan pengguna jalan.

“Setelah jalan rampung, kami lanjutkan dengan pembangunan drainase. Titik pembuangan air sudah kami petakan, nanti diarahkan ke tanah warga yang tidak ditempati,” kata Perbekel Lokapaksa, Putu Dodik Tryana.

Sementara itu, Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra menyebut, progres perbaikan jalan tersebut sudah mencapai 99 persen. 

Ia tak menampik kondisi jalan sebelumnya sangat parah hingga sering menyebabkan kecelakaan dan menghambat distribusi hasil panen.

“Setelah kami dilantik, jalur ini langsung jadi prioritas. Dari total enam kilometer, baru 1,2 kilometer yang selesai diperbaiki dengan anggaran Rp 2 miliar. Sisanya akan dilanjutkan lewat APBD 2026,” ungkapnya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #panen #rusak #Ularan #sepang #pemkab buleleng #lokapaksa #bupati #Pangkungparuk #jalan #Nyoman Sutjidra #pohon pisang #seririt #buleleng #cengkeh #unggahan #pisang