SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Polres Buleleng memperketat pengamanan aktivitas masyarakat di sejumlah tempat hiburan malam.
Pada Sabtu malam (15/11/2025), polisi menggelar operasi yustisi skala besar digelar di wilayah Singaraja.
Kegiatan dipimpin Kabag Ops Polres Buleleng, Kompol I Made Dwi Adnyana bersama Kasat Narkoba, Kasat Samapta, dan Kasat Binmas, serta diperkuat 30 personel gabungan.
Sejumlah kafe dan bar menjadi sasaran utama karena dinilai rawan terjadinya tindak pidana maupun penyalahgunaan narkoba.
Pemeriksaan identitas hingga pengecekan situasi dilakukan di beberapa titik seperti Cafe Asri, Warung Kamyu, Pandora Bar, dan Beirutz Bar.
Petugas juga mengambil sampel urine secara acak dari pelayan hingga pengunjung di cafe dan bar.
Kasi Humas Polres Buleleng Iptu Yohana Rosalin Diaz mengatakan, operasi tersebut merupakan upaya dalam menjaga stabilitas keamanan menjelang hari besar keagamaan.
“Razia ini kami laksanakan sebagai upaya preventif. Berdasarkan evaluasi kami, beberapa kasus penganiayaan bermula dari tempat hiburan. Kami harus memastikan situasi benar-benar aman dan kondusif,” ujarnya, Minggu (16/11/2025).
Hasil analisa dan evaluasi Polres Buleleng selama sebulan terakhir menunjukkan adanya beberapa kasus penganiayaan terhadap perempuan yang berawal dari aktivitas di tempat hiburan malam.
Momentum hari raya juga meningkatkan potensi kerawanan sosial, terutama di kawasan perkotaan dengan aktivitas malam yang tinggi.
Pada operasi malam itu, petugas melakukan tes urine terhadap 10 orang dan seluruhnya dinyatakan negatif. Meski demikian, Polres Buleleng memastikan pengawasan tidak akan longgar.
“Kami akan semakin intens melakukan yustisi bersama instansi terkait sebagai bentuk perlindungan terhadap perempuan, pencegahan tindak pidana, serta pemberantasan peredaran narkoba di wilayah Buleleng,” tambahnya. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya