Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Polisi Lakukan Olah TKP Ulang Kecelakaan Maut WNA China, Sopir Berpeluang jadi Tersangka

Eka Prasetya • Selasa, 18 November 2025 | 00:08 WIB

 

KECELAKAAN MAUT: Polisi mengevakuasi kendaraan travel yang mengalami kecelakaan maut di Jalan Raya Singaraja-Denpasar pada Jumat (14/11/2025) lalu.
KECELAKAAN MAUT: Polisi mengevakuasi kendaraan travel yang mengalami kecelakaan maut di Jalan Raya Singaraja-Denpasar pada Jumat (14/11/2025) lalu.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id — Penyelidikan kecelakaan maut yang menewaskan lima wisatawan Tiongkok di KM 7 Jalan Raya Singaraja–Denpasar, Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Bali, terus berjalan. 

Satuan Lalu Lintas Polres Buleleng kini memperdalam keterangan saksi, hingga melakukan olah TKP ulang bersama Polda Bali.

Kasat Lantas Polres Buleleng, AKP Bachtiar Arifin, mengatakan pihaknya masih mengumpulkan sejumlah data krusial untuk memastikan penyebab kecelakaan mobil Toyota Hiace bernopol N 7605 TA yang dikemudikan Arif Al Akbar, 40, warga Kelurahan Tuban, Badung.

“Kami masih melakukan proses pemeriksaan terhadap saksi-saksi. Kami juga masih meminta data titik lokasi CCTV lintasan yang disampaikan pengemudi,” ujarnya saat ditemui Senin (16/11/2025).

Menurut Bachtiar, pemeriksaan juga dilakukan terhadap pihak perusahaan travel. “Travel masih dalam pemeriksaan kami juga. Terutama terkait status legalitas kendaraan yang diklaim digunakan untuk travel,” jelasnya.

Lebih lanjut Bachtiar mengatakan, Dinas Perhubungan sebelumnya telah melakukan pengecekan terhadap kendaraan dan dinyatakan laik jalan. Polisi juga masih menunggu pemeriksaan dari Agen Tunggal Pemegang Merk (ATPM) untuk menguatkan temuan.

“Kalau ngantuk sih dia mengaku nggak. Dia mengaku sebulan sekali atau seminggu sekali pasti lewat Jalan Raya Singaraja-Denpasar kalu memang lagi high season,” imbuhnya.

Untuk memastikan mekanisme kecelakaan secara presisi, penyidik telah melakukan olah TKP ulang bersama Polda Bali menggunakan metode traffic analysis accident.

Dari kecelakaan pada Jumat (14/11/2025) itu, delapan korban luka dirujuk ke RS Siloam Denpasar pada Jumat sore. Sementara lima jenazah korban masih berada di RSUD Buleleng.

“Tadi untuk keluarga korban sudah datang ke rumah sakit. Kami akan segera proses untuk pelepasan jenazah supaya segera bisa dibawa pulang,” ujar Bachtiar.

Ia juga menyebut Konsulat Jenderal China di Bali telah berkomunikasi dengan kepolisian untuk membantu identifikasi serta menjembatani koordinasi dengan keluarga korban.

Hingga kini pengemudi kendaraan maut tersebut masih diamankan di Satuan Lalu Lintas Polres Buleleng. Polisi berpeluang menetapkan sopir tersebut sebagai tersangka.

“Soal penetapan tersangka itu masih berjalan. Ada proses penyelidikan, pemeriksaan saksi-saksi, dan gelar perkara. Masih berproses,” tandasnya.

Penyidikan masih berlanjut sambil menunggu hasil analisis teknis kendaraan, rekaman CCTV, serta rekonstruksi ulang untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan yang menewaskan lima wisatawan tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah mobil travel mengalami kecelakaan tunggal di wilayah Desa Padangbulia, Kabupaten Buleleng, Bali, pada Jumat (14/11/2025).

Akibat kecelakaan tersebut, sebanyak lima orang WNA asal China atau Tiongkok tewas di lokasi kejadian. Sementara delapan orang lainnya berhasil selamat.

Rombongan turis itu diketahui berangkat dari Denpasar hendak menuju Lovina untuk melihat atraksi lumba-lumba. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #padangbulia #tiongkok #kecelakaan #Polres Buleleng #lalu lintas #sukasada #wisatawan #olah tkp #tersangka #cctv #china #polda bali #buleleng