SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Pemkab Buleleng memperingati Hari Disabilitas Internasional (HDI) dengan membagikan bantuan sosial kepada para penyandang disabilitas.
Data tahun 2025 mencatat, ada 6.502 orang penyandang disabilitas di Kabupaten Buleleng, Bali.
Pemerintah menegaskan bahwa mereka adalah bagian tak terpisahkan dari masyarakat, sehingga perlu mendapat peluang yang sama.
Pemkab Buleleng juga memastikan komitmen memperluas pemenuhan hak penyandang disabilitas melalui penegakan aturan, peningkatan akses layanan publik, hingga pemberdayaan dan kesempatan kerja.
“Jangan pernah merasa bahwa keterbatasan adalah penghalang untuk meraih masa depan yang lebih baik,” ujar Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Buleleng, Putu Ariadi Pribadi, di Gedung Wanita Laksmi Graha Singaraja, Rabu (3/12/2025).
Bantuan sosial yang dibagikan berasal dari Pemerintah Provinsi Bali serta pihak swasta.
Bentuk bantuannya meliputi ratusan paket sembako, lebih dari seratus alat bantu disabilitas, serta pelatihan pijat gratis bagi tiga penyandang disabilitas netra.
“Secara bertahap dan berkelanjutan, berbagai program Pemkab Buleleng dalam pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas akan terus dilakukan,” ungkap Kepala Dinas Sosial Buleleng, I Putu Kariaman Putra.
Pemkab juga mengajak masyarakat terlibat aktif dengan mengusulkan bantuan bagi penyandang disabilitas kurang mampu di lingkungan masing-masing melalui aplikasi SITASMARA. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya