SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Mahasiswa Sekolah Tinggi Pariwisata Pansophia Singaraja menggalang donasi untuk korban bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.
Aksi solidaritas itu dilakukan secara internal di lingkungan kampus sejak awal Desember.
Dari penggalangan tersebut, terkumpul tiga dus pakaian layak pakai. Pihak manajemen kampus juga menambahkan bantuan puluhan lembar handuk praktik housekeeping sebagai bentuk dukungan institusi.
Sebelum bantuan diberangkatkan melalui jasa ekspedisi di Jalan Kamboja Singaraja, para mahasiswa menggelar doa bersama di area parahyangan kampus pada Senin (8/12/2025).
Mereka mendoakan para korban agar diberi kekuatan dan ketabahan menghadapi bencana.
Dalam kesempatan itu, mahasiswa juga menyuarakan pesan lingkungan. Mereka meminta pemerintah dan pihak berwenang lebih tegas dalam menjaga kelestarian alam.
“Kami mengutuk tindakan yang tidak ramah lingkungan. Bencana ini menjadi pengingat agar alam tidak terus dieksploitasi tanpa pelestarian,” ujar perwakilan mahasiswa.
Direktur Pansophia, Made Yudana mengapresiasi inisiatif mahasiswa. Ia menyebut langkah tersebut menunjukkan sikap empati dan karakter sosial yang telah dibangun dalam lingkungan akademik.
“Saya bangga karena ini dilakukan tanpa instruksi. Mereka bergerak atas panggilan hati,” ujarnya.
Ia berharap aksi kemanusiaan itu menjadi pengalaman penting bagi mahasiswa dalam membangun kepekaan sosial, sekaligus mendorong lahirnya lulusan yang terampil dan memiliki kepedulian.
Yudana juga berharap penanganan bencana di Sumatera berjalan tepat dan cepat.
“Semoga penanganan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto dan kondisi segera pulih,” ujarnya menutup. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya