SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Buleleng, Bali, pada Selasa (3/3/2026) menyebabkan sejumlah bangunan warga mengalami kerusakan di tiga lokasi berbeda.
Berdasarkan laporan asesmen cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng, kejadian pertama terjadi sekitar pukul 20.00 WITA di Dusun Bantes, Desa Bulian, Kecamatan Kubutambahan.
Sebatang pohon sukun berdiameter sekitar 40 sentimeter tumbang dan menimpa atap rumah milik I Nyoman Sibang.
Akibatnya, atap rumah berukuran kurang lebih 8 meter x 3 meter roboh. Kerusakan dikategorikan sedang dengan estimasi kerugian sekitar Rp 6 juta. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Selanjutnya, sekitar pukul 21.30 WITA, angin kencang juga menerbangkan atap warung milik Gusti Putu Parwata di Dusun Tegalsari, Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula.
Atap berukuran 6,5 meter x 4,5 meter itu mengalami kerusakan ringan dengan taksiran kerugian sekitar Rp 7 juta.
Sementara itu, satu kejadian lain dilaporkan terjadi di wilayah Liligundi, Kecamatan Buleleng. Hujan deras dan angin kencang mengakibatkan kerusakan pada rumah berukuran 6 x 5 meter milik Made Kusuma Adnyana. Kerugian ditaksir sekitar Rp 2 juta.
Kepala Pelaksana BPBD Buleleng, I Gede Suyasa menjelaskan, bahwa seluruh kejadian dipicu oleh intensitas hujan tinggi yang disertai angin kencang dalam waktu hampir bersamaan.
“Tim TRC langsung turun melakukan assessment dan penyaluran bantuan logistik kepada warga terdampak. Syukurnya tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ujarnya.
Selain pendataan kerusakan, petugas juga menyalurkan bantuan logistik kepada masing-masing korban berupa paket sembako, sandang, perlengkapan kebersihan, selimut, matras, dan terpal untuk penanganan darurat.
Suyasa mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi, terutama pada malam hari.
“Kami mengingatkan warga agar lebih berhati-hati saat hujan deras dan angin kencang, serta segera melapor jika terjadi kondisi darurat,” tegasnya.
Apalagi imbas cuaca ekstrem yang terjadi pada Selasa (3/3/2026) malam, juga terjadi tiga peristiwa pohon tumbang yang menutup akses jalan raya. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya