Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

HUT Kota Singaraja, Ratusan Warga Disuguhi Sate Ikan Gratis di Bendungan Titab

Eka Prasetya • Minggu, 15 Maret 2026 | 17:21 WIB

 

ANTRE DULU: Siswa mengantre untuk mendapatkan hidangan sate ikan dan bandeng bakar gratis. Berbagai jenis olahan ikan dibagikan gratis kepada warga serangkaian HUT ke-422 Kota Singaraja.
ANTRE DULU: Siswa mengantre untuk mendapatkan hidangan sate ikan dan bandeng bakar gratis. Berbagai jenis olahan ikan dibagikan gratis kepada warga serangkaian HUT ke-422 Kota Singaraja.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Suasana Bendungan Titab–Ularan, Kecamatan Seririt, Sabtu (15/3/2026) pagi, tampak ramai oleh kehadiran warga dan pelajar. 

Dalam rangka memeriahkan HUT ke-422 Kota Singaraja, Pemkab Buleleng menggelar kampanye Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) yang diramaikan dengan pembagian sate ikan gratis kepada masyarakat.

Ratusan tusuk sate lilit ikan dibagikan kepada warga yang hadir. Tak hanya itu, panitia juga menyediakan berbagai olahan ikan lainnya seperti bandeng bakar dan bakso ikan untuk dinikmati secara cuma-cuma.

Total sebanyak 700 tusuk sate lilit ikan, 450 potong bandeng bakar, dan 340 porsi bakso ikan disiapkan bagi masyarakat. Kegiatan ini pun langsung diserbu warga, terutama anak-anak sekolah yang mengikuti kegiatan tersebut.

Selain pembagian olahan ikan gratis, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penebaran sekitar 30.000 benih ikan nila di Bendungan Titab–Ularan sebagai upaya menjaga populasi ikan di perairan umum.

Bupati Buleleng yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Buleleng, Gede Suyasa, mengatakan penebaran benih ikan menjadi langkah strategis untuk menjaga keseimbangan ekosistem perairan sekaligus memperkuat populasi ikan di bendungan tersebut.

Menurutnya, perairan seperti Bendungan Titab tidak hanya berfungsi sebagai sumber air, tetapi juga memiliki potensi sebagai sumber pangan dan penghidupan masyarakat.

“Perairan tidak hanya menjadi sumber air, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai sumber pangan, sumber penghidupan masyarakat, serta sarana edukasi untuk menjaga kelestarian lingkungan,” ujarnya.

Suyasa juga menegaskan bahwa program Gemarikan terus didorong oleh pemerintah daerah sebagai upaya meningkatkan konsumsi ikan di tengah masyarakat.

“Ikan merupakan sumber protein yang sangat baik untuk mendukung tumbuh kembang anak. Dengan meningkatkan konsumsi ikan, diharapkan lahir generasi Buleleng yang sehat, cerdas, dan memiliki daya saing,” katanya.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Buleleng, Gede Melandrat, menjelaskan kegiatan ini melibatkan masyarakat umum serta para siswa sekolah dasar.

Menurutnya, kampanye Gemarikan sengaja dikemas menarik dengan menghadirkan berbagai olahan ikan agar anak-anak lebih tertarik mengonsumsi ikan sejak dini.

“Melalui kegiatan ini, anak-anak diperkenalkan langsung pada berbagai olahan ikan yang sehat dan bergizi. Konsumsi ikan secara rutin dapat mendukung pertumbuhan fisik, meningkatkan kecerdasan, serta memperkuat daya tahan tubuh,” jelasnya.

Di sisi lain, penebaran benih ikan juga diharapkan dapat menjaga keberlanjutan ekosistem perairan sekaligus meningkatkan potensi ekonomi masyarakat di sektor perikanan. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#kota singaraja #sate lilit #sate #gemarikan #bendungan #bandeng bakar #pelajar #gratis #warga #populasi #Gede Suyasa #ekosistem #bakso #bandeng #seririt #ikan #benih ikan #sekda