Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Viral Foto Diduga Langgar Nyepi, Netizen Asal Buleleng Bali Sampaikan Permintaan Maaf

Eka Prasetya • Senin, 23 Maret 2026 | 11:55 WIB

 

MINTA MAAF: Pemilik akun Komang Tirta Alit menyampaikan permintaan maaf secara terbuka terkait foto yang viral di media sosial. Foto tersebut terindikasi memuat pelanggaran catur brata penyepian.
MINTA MAAF: Pemilik akun Komang Tirta Alit menyampaikan permintaan maaf secara terbuka terkait foto yang viral di media sosial. Foto tersebut terindikasi memuat pelanggaran catur brata penyepian.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Sebuah foto yang memperlihatkan sekelompok pemuda duduk di tengah jalan raya sambil mengonsumsi minuman beralkohol viral di media sosial. 

Foto tersebut patut diduga diambil saat Hari Raya Nyepi pada Kamis (19/3/2026), sehingga memicu sorotan publik.

Dalam foto yang beredar, terlihat sekitar 13 pemuda duduk bersila di ruas Jalan Raya Singaraja–Denpasar, tepatnya di kawasan Bangkiang Sidem, Desa Ambengan, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Bali. 

Mereka tampak berkumpul santai sambil mengonsumsi minuman beralkohol jenis bir.

Kondisi jalan yang terlihat sepi tanpa lalu lalang kendaraan memperkuat dugaan bahwa momen tersebut terjadi saat Nyepi. 

Padahal, ruas jalan tersebut dikenal sebagai salah satu jalur utama yang biasanya ramai dilintasi kendaraan.

Unggahan itu kemudian dilengkapi dengan caption tertentu. Pada caption tertulis “Masih dalam perayaan hari libur nasional. Sedikit minuman penghangat tubuh. Salam Rahayu dari Buleleng Bali.”

Unggahan itu pun menuai reaksi dari warganet atau netizen. Pasalnya, jika benar terjadi saat Nyepi, aktivitas tersebut dinilai tidak menghormati pelaksanaan Catur Brata Penyepian yang dijalankan umat Hindu.

Menanggapi polemik yang berkembang, pemilik akun yang mengunggah foto tersebut akhirnya menyampaikan klarifikasi sekaligus permintaan maaf secara terbuka.

"Om Swastiastu, tyang atas nama pemilik akun Komang Tirta Alit yang mengunggah foto anak saya bersama teman-temannya di jalan sedang minum santai. Bukan maksud saya menyinggung atau melecehkan agama Hindu. Saya pun beragama Hindu dan menghargai Hari Raya Nyepi," ujarnya.

Ia menegaskan, unggahan tersebut tidak dimaksudkan untuk dikaitkan dengan perayaan Nyepi. 

Ia mengklaim tidak mencantumkan keterangan apapun yang menyinggung hari raya tersebut dalam unggahannya.

"Kalau ada yang tersinggung, terutama umat Hindu di mana pun berada, saya mohon maaf sebesar-besarnya. Saya tidak ada niat melecehkan," lanjutnya.

Selain itu, ia juga meminta kepada netizen untuk tidak lagi menyebarluaskan foto tersebut agar tidak memperkeruh situasi.

"Saya mohon yang masih mengedarkan postingan saya tolong dihapus supaya tidak memperkeruh suasana. Saya juga tidak akan mengulang lagi memposting foto-foto tentang anak saya," tegasnya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #hindu #netizen #viral #hari libur #hari raya #warganet #Catur Brata Penyepian #hari raya nyepi #Bangkiang Sidem #jalan #foto #jalan raya #pemuda #sukasada #ambengan #nyepi #akun #minuman beralkohol #buleleng #bir #jalan raya singaraja-denpasar #media sosial