Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Sambut Hari Kartini, Perempuan di Buleleng Gelar Aksi Pembersihan di Kawasan Pesisir

Eka Prasetya • Jumat, 17 April 2026 | 16:09 WIB
BERSIH PANTAI: Aksi pembersihan di Pantai Kubujati serangkaian Hari Kartini 2025. (Pemkab Buleleng)
BERSIH PANTAI: Aksi pembersihan di Pantai Kubujati serangkaian Hari Kartini 2025. (Pemkab Buleleng)

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Menyambut Hari Kartini, semangat kepedulian lingkungan ditunjukkan para perempuan di Buleleng. Caranya menggelar aksi bersih-bersih pantai di kawasan Pantai Kubujati, Jumat (10/4/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin Ketua TP PKK Kabupaten Buleleng, Ny. Wardhany Sutjidra, dan melibatkan berbagai organisasi perempuan seperti Dharma Wanita Persatuan (DWP), Gabungan Organisasi Wanita (GOW), ibu-ibu OPD, hingga masyarakat setempat.

Ny. Wardhany menegaskan, aksi tersebut sejalan dengan program Pemkab Buleleng dalam menggalakkan budaya gotong royong, khususnya dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Sebagai wanita di Hari Kartini, kita juga ingin menunjukkan bahwa perempuan bisa memberi contoh nyata, salah satunya dengan membersihkan pesisir Pantai Kubujati ini,” ujarnya.

Ia menekankan, peringatan Hari Kartini bukan hanya milik perempuan, melainkan menjadi simbol kebanggaan bersama atas peran perempuan yang semakin mandiri.

“Hari Kartini adalah kebanggaan bapak-bapak juga. Di mana ibu-ibunya sudah tidak lagi seperti zaman dulu. Ibu Kartini sudah memberikan kita jalan bagaimana wanita itu menjadi mandiri,” tegasnya.

Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, turut mengapresiasi inisiatif tersebut. Ia menilai aksi bersih pantai tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga membangun kesadaran kolektif masyarakat.

“Tadi kita lihat ibu-ibu begitu senang setelah bersih-bersih. Astungkara pantai ini nanti akan kita tata sehingga tidak lagi kumuh seperti sekarang,” kata Sutjidra.

Ia juga mengingatkan pentingnya pengelolaan sampah dari sumbernya melalui program PSBS (Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber). Masyarakat diimbau mulai memilah sampah dari rumah hingga tempat kerja agar penanganan sampah di Buleleng lebih optimal.

“Mulai memilah sampah dari rumah, kantor, dan tempat kerja masing-masing agar pengelolaan sampah di Buleleng bisa terkelola dengan baik,” pungkasnya.

Peringatan Hari Kartini di Buleleng sendiri akan berlanjut hingga puncak acara pada 23 April mendatang, termasuk lomba lelunakan yang mengangkat budaya lokal. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
#kartini #perempuan #sampah #buleleng