Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

HUT PPM Bali, Soroti Program Makan Bergizi Gratis untuk Cetak Generasi Unggul

Eka Prasetya • Selasa, 28 April 2026 | 06:21 WIB
PEMUDA PANCA MARGA: Peringatan HUT ke-55 Pemuda Panca Marga (PPM) Provinsi Bali di Gedung Kesenian Gde Manik, pada Senin (27/4/2026). (Pemkab Buleleng)
PEMUDA PANCA MARGA: Peringatan HUT ke-55 Pemuda Panca Marga (PPM) Provinsi Bali di Gedung Kesenian Gde Manik, pada Senin (27/4/2026). (Pemkab Buleleng)

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Semangat kebangsaan mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun ke-55 Pemuda Panca Marga (PPM) Provinsi Bali yang dirangkaikan dengan satu tahun DPD Forum Bela Negara RI Kabupaten Buleleng di Gedung Kesenian Gde Manik, Kabupaten Buleleng, pada Senin (27/4/2026). 

Namun, dibalik seremoni tersebut, perhatian justru mengerucut pada gagasan strategis untuk masa depan generasi muda, salah satunya Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dalam sambutan Bupati Buleleng yang dibacakan Kepala Badan Kesbangpol Buleleng, Nyoman Widiartha, ditegaskan bahwa organisasi kepemudaan seperti PPM tidak cukup hanya menjaga semangat nasionalisme, tetapi juga harus hadir melalui program nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

Salah satu yang disorot adalah Program Makan Bergizi Gratis. Program ini dinilai sebagai langkah konkret dalam membangun kualitas sumber daya manusia sejak dini.

“Melalui forum ini, kami berharap lahir ide-ide konstruktif dan solusi inovatif yang tidak berhenti pada diskusi, tetapi diwujudkan dalam aksi nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat,” tegasnya.

Menurutnya, MBG bukan sekadar program sosial, melainkan investasi jangka panjang untuk mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan produktif. 

Peran organisasi seperti PPM dinilai strategis untuk ikut mengawal sekaligus mendorong implementasi program tersebut di lapangan.

Selain MBG, isu lain yang turut dibahas dalam sarasehan adalah pengelolaan sampah dan pembentukan Koperasi Merah Putih. 

Namun, ketiganya memiliki benang merah yang sama, yakni mendorong kemandirian dan kualitas hidup masyarakat melalui gerakan kolektif.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Bali dalam sambutan Gubernur yang dibacakan Kepala Kesbangpol Bali, I Gusti Ngurah Wiryanata, menegaskan bahwa usia 55 tahun PPM mencerminkan kematangan organisasi yang tetap relevan di tengah dinamika zaman.

“PPM adalah pewaris semangat perjuangan bangsa yang memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga nilai-nilai luhur tetap hidup dalam kehidupan masyarakat,” ungkapnya.

Ia juga menekankan, tantangan ke depan tidak hanya soal menjaga nilai kebangsaan, tetapi bagaimana organisasi kepemudaan mampu beradaptasi dan berkontribusi dalam pembangunan, termasuk mendukung program-program peningkatan kualitas sumber daya manusia seperti MBG.

Momentum peringatan ini pun diharapkan tidak berhenti sebagai ajang seremonial semata, melainkan menjadi titik konsolidasi untuk memperkuat peran pemuda sebagai aktor pembangunan yang aktif, kritis, dan solutif.

Dengan demikian, semangat bela negara yang diusung PPM tak hanya diwujudkan dalam nilai-nilai perjuangan, tetapi juga melalui kontribusi nyata dalam menciptakan generasi unggul di masa depan. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
#Makan Bergizi Gratis #pemuda panca marga #Mbg #bali #buleleng