SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Proyek Penataan Kawasan Lovina di Kabupaten Buleleng, semakin mendekati garis akhir. Hingga memasuki pekan ke-15 pelaksanaan, progres fisik proyek telah menembus angka 95 persen dan bahkan melampaui target yang ditetapkan.
Proyek senilai Rp 14,1 miliar tersebut ditargetkan selesai dan diserahterimakan pada awal Juli 2026.
Saat ini, sebagian besar pekerjaan utama telah rampung dan kontraktor hanya menyisakan sejumlah pekerjaan minor serta tahap penyelesaian akhir.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Buleleng, I Putu Adiptha Eka Putra, mengatakan progres pembangunan berjalan sesuai rencana. Beberapa fasilitas utama bahkan telah selesai dikerjakan dan siap memasuki tahap akhir.
“Yang sudah selesai tinggal pekerjaan minor. Jembatan sudah tinggal finishing dan pengerjaan sayap jembatan. Beton precast juga sudah terpasang, tinggal penyelesaian akhir saja,” ujarnya.
Menurut Adiptha, pengerjaan proyek sempat mengalami perlambatan saat Hari Raya Galungan karena sebagian pekerja pulang ke daerah asal masing-masing.
Namun, setelah hari raya usai, kontraktor kembali mempercepat pekerjaan dengan menambah jam kerja dan menerapkan sistem lembur.
“Pengerjaan tetap lembur. Setelah Galungan langsung dikebut lagi. Sampai sekarang tidak ada kendala yang berarti. Penyerahan proyek direncanakan pada minggu pertama Juli,” katanya.
Petugas K3 proyek dari CV Tenaga Inti, I Gusti Nyoman Tirta, menjelaskan progress proyek berjalan lancar dan selalu melampaui target pekerjaan.
“Dengan sisa waktu yang ada kami optimis pekerjaan dapat diselesaikan sesuai jadwal dan diserahterimakan pada 2 Juli 2026,” jelasnya.
Sejumlah pekerjaan utama yang telah rampung meliputi pembangunan saluran drainase beton, pemasangan beton berpori, lampu penerangan jalan umum (PJU) berbasis tenaga surya, jalur pemandu disabilitas menggunakan Roman Granit TGSI Bright Yellow Line dan Dot, pemasangan Roman Granit Pumori Charcoal, pengaspalan Jalan Binaria dan Jalan Mawar, hingga pembangunan toilet umum.
Saat ini, pekerjaan lebih difokuskan pada tahap finishing. Di antaranya pemasangan aksesoris pada dua jembatan, penyelesaian sebagian kecil area beton berpori, serta pemasangan komponen pelengkap lampu penerangan jalan.
Dari total 34 tiang lampu yang direncanakan, seluruhnya telah terpasang dan tinggal melengkapi aksesoris pendukung.
Meski sempat menghadapi sejumlah kendala di lapangan, proyek tetap berjalan sesuai jadwal.
Salah satu tantangan yang dihadapi adalah keberadaan utilitas eksisting berupa pipa PDAM dan jaringan internet yang berada di area pekerjaan.
“Ada pipa PDAM dan beberapa tiang jaringan internet yang posisinya mengganggu pekerjaan. Sebagian bahkan tidak diketahui pemiliknya secara pasti. Namun seluruh kendala tersebut sudah tertangani sehingga tidak menghambat target penyelesaian proyek,” ungkap Tirta. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya