SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Sebanyak 30 subak di Buleleng menerima bantuan sarana dan prasarana pertanian senilai lebih dari Rp3,6 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Bantuan tersebut diserahkan oleh Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra di Rumah Jabatan Bupati Buleleng, Rabu (8/7/2026).
Penyerahan juga dihadiri Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna; Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Buleleng, Putu Ayu Reika Nurhaeni; Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan Buleleng, Gede Melandrat; serta perwakilan subak penerima bantuan.
Dalam sambutannya, Bupati Sutjidra menegaskan bahwa sektor pertanian tetap menjadi salah satu prioritas pembangunan di Kabupaten Buleleng. Karena itu, pemerintah terus mengalokasikan berbagai program untuk meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan petani.
Selain bantuan infrastruktur pertanian, Pemkab Buleleng juga menyalurkan insentif bagi subak, merehabilitasi dan merevitalisasi jaringan irigasi, serta membangun jalan usaha tani di berbagai wilayah.
"Kalau seluruh dukungan pemerintah terhadap sektor pertanian digabungkan, baik dari pemerintah pusat maupun daerah, nilainya mencapai belasan miliar rupiah. Ini merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan menjaga ketahanan pangan," tegasnya.
Sutjidra menambahkan, Pemkab Buleleng juga terus mendorong pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) bagi lahan sawah yang masuk dalam kawasan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) melalui sinergi dengan Pemerintah Provinsi Bali.
Kebijakan tersebut diharapkan dapat meringankan beban petani sekaligus menjaga keberlanjutan lahan pertanian.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Buleleng, Gede Melandrat menjelaskan, bantuan tahap kedua ini difokuskan pada pembangunan dan perbaikan infrastruktur pengairan.
Program tersebut meliputi pembangunan serta rehabilitasi jaringan irigasi, saluran drainase, bendungan kecil, hingga pembangunan sumur bor di wilayah yang mengalami penurunan debit air.
Menurut Melandrat, bantuan diberikan kepada 30 subak yang berada di kawasan LP2B sebagai bagian dari upaya mempertahankan luas lahan sawah produktif sekaligus mendukung program nasional dalam menjaga keberlanjutan lahan pertanian pangan.
Dengan semakin baiknya infrastruktur pertanian, pemerintah optimistis produktivitas pertanian di Kabupaten Buleleng akan terus meningkat.
Ketersediaan air irigasi yang lebih baik diharapkan mampu mendongkrak hasil panen, meningkatkan kesejahteraan petani, serta memperkuat ketahanan pangan daerah dalam jangka panjang. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya