SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Sebanyak 146 orang personel Polres Buleleng menjalni tes urine mendadak yang digelar pada Rabu (22/7/2026).
Pemeriksaan dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya sebagai bagian dari upaya pengawasan internal terhadap penyalahgunaan narkotika di lingkungan kepolisian.
Tes urine melibatkan Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sie Dokkes/Urkes) bersama Seksi Profesi dan Pengamanan (Sie Propam) Polres Buleleng.
Personel yang diperiksa berasal dari Satuan Reserse Kriminal, Satuan Reserse Narkoba, Satuan Intelkam, serta Sie Propam.
Pemeriksaan berlangsung di Klinik Polres Buleleng dengan pengawasan langsung dari Sie Propam untuk memastikan proses berjalan transparan dan akuntabel.
Kapolres Buleleng, AKBP Ruzi Gusman mengatakan, seluruh personel yang mengikuti pemeriksaan dipastikan bebas dari penyalahgunaan narkotika.
"Hasil pemeriksaan terhadap 146 personel menunjukkan seluruhnya negatif kandungan amfetamin maupun metamfetamin. Ini menandakan tidak ada indikasi penyalahgunaan narkoba di kalangan personel yang diperiksa," ujarnya.
Ruzi menegaskan, tes urine secara mendadak akan terus dilakukan, baik secara berkala maupun insidental.
Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Polres Buleleng menjaga integritas anggota sekaligus memastikan seluruh personel tetap profesional dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Menurutnya, pengawasan internal menjadi salah satu upaya mencegah penyalahgunaan narkotika di lingkungan kepolisian sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Buleleng