SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Lomba perahu layar mini dalam rangka Lovina Festival 2026 benar-benar mencuri perhatian publik.
Antusiasme peserta membludak hingga penyelenggara memutuskan menggelar perlombaan selama dua hari.
Tak hanya durasi yang diperpanjang, total hadiah juga naik dua kali lipat dibandingkan tahun lalu.
Tercatat sebanyak 1.250 peserta ambil bagian dalam lomba yang digelar di Pantai Lovina, Buleleng.
Peserta tidak hanya datang dari berbagai kecamatan di Buleleng, tetapi juga dari luar daerah hingga luar Pulau Bali.
Ajang ini menjadi kali kedua diselenggarakan di kawasan wisata Lovina.
Inisiator Lomba Perahu Layar Mini, Nyoman Arya Astawa, mengatakan lonjakan peserta tahun ini sangat signifikan.
Pada edisi perdana tahun lalu, lomba hanya diikuti sekitar 400 peserta karena persiapan berlangsung dalam waktu singkat.
"Animo tahun ini luar biasa. Lagi ngetren lomba perahu layar mini. Kali ini hadiah totalnya Rp38 juta, dua kali lipat dari edisi sebelumnya," ujarnya pada Kamis (23/7/2026).
Pria yang akrab disapa Mang Dauh itu menjelaskan, perahu yang digunakan dalam perlombaan tidak dibatasi spesifikasi tertentu.
Fokus utama bukan pada bentuk atau hiasan perahu, melainkan kecepatan mencapai garis finis.
Pemenang ditentukan dari perahu yang paling cepat melaju dengan bantuan dorongan angin, tanpa nahkoda maupun pengendali.
"Ini ibarat balap motor drag, hanya melaju lurus sejauh 100 sampai 200 meter," jelas pelaku pariwisata tersebut.
Karena sangat bergantung pada kekuatan angin, perlombaan dijadwalkan berlangsung sekitar pukul 10.00 hingga 11.00 WITA, saat hembusan angin di Pantai Lovina biasanya mulai cukup kencang.
Sistem pertandingan menggunakan format gugur. Hari pertama difokuskan untuk babak kualifikasi, sedangkan hari kedua menjadi penentuan para juara di babak final.
Menariknya, hadiah tidak hanya diberikan kepada juara satu, dua, dan tiga. Panitia juga menyiapkan hadiah harapan, doorprize, serta berbagai kejutan bagi peserta.
Menurut Mang Dauh, langkah itu dilakukan agar peserta setidaknya bisa membawa pulang "uang bensin" setelah mengikuti perlombaan.
Ia menambahkan, peserta lomba berasal dari beragam latar belakang. Tidak semuanya berprofesi sebagai nelayan.
Banyak diantaranya mengikuti lomba karena hobi, bahkan telah tergabung dalam komunitas perahu layar mini yang kini mulai tumbuh di berbagai daerah. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Buleleng