Mahasiswa Buleleng Galang Dana untuk Korban Gempa Flores, Terkumpul Rp 10 Juta Lebih

Eka Prasetya • Dipublikasikan Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:39 WIB
GALANG DONASI: Aksi mahasiswa Buleleng menggalang donasi warga di kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja. (Cipayung Plus Buleleng)
GALANG DONASI: Aksi mahasiswa Buleleng menggalang donasi warga di kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja. (Cipayung Plus Buleleng)

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Aksi kemanusiaan ditunjukkan ratusan mahasiswa yang tergabung dalam berbagai organisasi kepemudaan di Kabupaten Buleleng. 

Mereka turun ke jalan menggelar penggalangan dana bagi warga terdampak bencana alam gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Rabu (19/8/2026).

Gerakan solidaritas ini diinisiasi oleh gabungan organisasi Cipayung Plus Buleleng (KMHDI, PMII, HMI, IMM, GMKI) bersama elemen organisasi kampus seperti Pengajian Mahasiswa Muslim Al-Hikmah Undiksha, organisasi kedaerahan Ikatan Mahasiswa Lamongan (Ikamala), Himpunan Mahasiswa Flores (Himflor), serta Forum Mahasiswa Sulawesi (Formasi).

Para mahasiswa menyebar ke sejumlah persimpangan dan fasilitas publik vital di Singaraja untuk mengetuk hati para pengguna jalan. 

Lokasi penggalangan dana meliputi persimpangan Jalan Udayana-Jalan Dewi Sartika, persimpangan Pantai Penimbangan, Taman Kota Singaraja, hingga kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja.

Koordinator Aksi yang juga anggota PMII Buleleng, Fauzi Hariri, menjelaskan bahwa inisiatif ini lahir dari keprihatinan atas kondisi warga Flores yang terus dibayangi guncangan gempa susulan. 

Apalagi, akses distribusi bantuan infrastruktur di lokasi bencana masih mengalami kendala.

"Dampak bencana sangat dirasakan masyarakat di sana, terlebih akses jaringan infrastruktur untuk penyaluran bantuan masih sulit. Bahkan beberapa anggota keluarga dari Himflor di Buleleng rumahnya turut terdampak. Sebagai mahasiswa, kami berusaha mengambil peran untuk meringankan beban mereka," ungkap Fauzi.

Fauzi menambahkan, seluruh dana yang terhimpun tidak akan dikirimkan dalam bentuk barang dari Bali, melainkan disalurkan dalam bentuk uang tunai via transfer bank demi efisiensi dan kecepatan penanganan.

"Bantuan tunai ini langsung dikirimkan ke tim di NTT agar segera dibelikan kebutuhan mendesak seperti bahan pokok (sembako) serta material bangunan untuk perbaikan sarana warga," tambahnya.

Sementara itu, Ketua KMHDI Buleleng, Komang Dia Damayanti mengapresiasi tinggi antusiasme warga Buleleng yang menyisihkan rezekinya dalam aksi sosial tersebut. 

Dalam hitungan jam, dana yang terkumpul menembus angka lebih Rp 10,8 juta yang terdiri dari Rp 10.210.500 tunai, dan Rp 600 ribu melalui QRIS.

"Ini menandakan kepedulian masyarakat di Bali, khususnya di Buleleng sangat tinggi," ujar Komang Dia.

Ia menegaskan, seluruh alokasi dana akan dilaporkan secara akuntabel kepada publik sebelum dilimpahkan ke lokasi sasaran.

"Rencananya besok donasi diserahkan dan kami laporkan secara transparan. Jika kedepan masih dibutuhkan gerakan lanjutan, kami siap turun kembali demi membantu saudara-saudara kita di Flores," pungkasnya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Buleleng
Gempa Flores Mahasiswa Buleleng Cipayung Plus Buleleng Bencana Flores penggalangan dana