Alami Halusinasi Hingga Lari ke Jalan, Pengasuh Anak Dibawa ke RSUD Buleleng

Francelino Junior • Dipublikasikan Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:10 WIB
EVAKUASI: Pol PP Buleleng bersama tim gabungan mengevakuasi seorang babysitter yang mengalami halusinasi hingga berlarian ke jalan raya. (Pol PP Buleleng)
EVAKUASI: Pol PP Buleleng bersama tim gabungan mengevakuasi seorang babysitter yang mengalami halusinasi hingga berlarian ke jalan raya. (Pol PP Buleleng)

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Seorang pengasuh anak atau babysitter berinisial MM, 31, terpaksa dievakuasi tim gabungan Satpol PP Buleleng, Dinas Sosial, dan aparat kepolisian pada Selasa (25/8/2026). 

Perempuan asal Rote, Nusa Tenggara Timur (NTT) tersebut mendadak mengalami gangguan jiwa (ODGJ) hingga bertindak nekat berlarian di jalan raya akibat mengalami halusinasi.

Aksi nekat pelaku yang sempat mengejar kendaraan melintas di kawasan Jalan Gempol hingga melarikan diri ke area Santo Paulus, Singaraja, tersebut sempat memicu kepanikan warga sekitar.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, MM semula bekerja normal selama empat bulan belakangan di rumah majikannya di kawasan Perumahan LC Singaraja setelah disalurkan resmi oleh yayasan PT Lakon Surabaya. 

Namun, dalam 3 hingga 4 hari belakangan, perilakunya mengalami perubahan drastis.

Selain kerap menatap kosong dan berlari ketakutan ke dalam kamar, ia mengaku kerap didatangi dan diganggu oleh bayangan sosok hitam tinggi. 

Lantaran kondisinya kian tak terkontrol, pihak majikan memutuskan untuk mengembalikannya ke yayasan dan memesankan armada travel menuju Jawa pada Selasa (26/8) siang sekitar pukul 13.00 WITA.

Nahas, saat menunggu jemputan travel di daerah Gempol, emosi Marleni makin tidak stabil. 

Ia nekat mengejar mobil yang melintas di jalan raya hingga menempel pada petugas kepolisian yang tengah berpatroli. 

Pihak kepolisian sempat mengamankannya ke Polsek Kota Singaraja demi keselamatan.

Namun, sekitar pukul 17.00 WITA saat travel penjemput tiba, Marleni justru kabur berjalan kaki menuju kawasan Santo Paulus di Jalan Kartini Singaraja, hingga akhirnya pihak keluarga dan majikan meminta bantuan penanganan darurat.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Lagas Bidang Linmas Satpol PP Buleleng bersama Dinas Sosial dan Polsek Kota Singaraja langsung bergerak cepat melakukan penyisiran serta pengamanan di lapangan.

"Tim kami berkolaborasi dengan unsur kepolisian dan Dinas Sosial langsung mengamankan yang bersangkutan secara humanis. Karena kondisi psikisnya sangat terguncang dan sempat memberontak saat hendak diberikan penanganan medis, tim memberikan pendampingan ekstra hingga akhirnya yang bersangkutan berhasil dirujuk ke RSUD Buleleng," jelas Kasat Pol PP Buleleng, Kappa Tri Aryandono, Rabu (26/8/2026).

Saat ini, MM tengah menjalani perawatan intensif dan penanganan medis di ruang perawatan jiwa RSUD Buleleng. 

Pihak Dinas Sosial Kabupaten Buleleng juga tengah berkoordinasi dengan pihak yayasan penyalur serta keluarga korban di Rote untuk proses pemulihan serta fasilitasi kepulangannya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Buleleng
Berita Buleleng Hari Ini ODGJ Buleleng Kriminal Singaraja satpol pp buleleng rsud buleleng