Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pacu Kemudahan Investasi, Pemkab Buleleng Matangkan RDTR Banjar dan Seririt

Eka Prasetya
Penulis: Eka Prasetya❯
BAHAS RDTR: Suasana FGD pembahasan RDTR Kawasan Perkotaan Kecamatan Seririt dan Kecamatan Banjar. (Pemkab Buleleng)
BAHAS RDTR: Suasana FGD pembahasan RDTR Kawasan Perkotaan Kecamatan Seririt dan Kecamatan Banjar. (Pemkab Buleleng)

Advertisement

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Pemkab Buleleng mulai mematangkan penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) untuk Kawasan Perkotaan Banjar dan Seririt. 

Penataan ruang ini disiapkan sebagai fondasi utama untuk memastikan arah pembangunan daerah berjalan terukur, ramah investasi, namun tetap menjaga kelestarian lingkungan dan kearifan lokal Bali utara.

Advertisement

Pembahasan tersebut dikemas melalui kegiatan Konsultasi Publik (KP) I RDTR sekaligus Focus Group Discussion (FGD) I Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) yang digelar di Hotel Banyualit Spa ’n Resort Lovina, Senin (2/11/2026).

Acara dibuka secara resmi oleh Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Buleleng, I Gusti Bagus Suryadarma, dengan menghadirkan para pemangku kepentingan, akademisi, hingga perwakilan masyarakat secara hybrid.

Dalam sambutannya, Sekdis PUPR Buleleng, I Gusti Bagus Suryadarma, menegaskan bahwa RDTR merupakan instrumen vital agar pembangunan fisik tak melenceng dari daya dukung lingkungan.

Advertisement

”Penataan ruang tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik wilayah, tetapi bagaimana kita mewujudkan keseimbangan antara kehidupan masyarakat, perkembangan ekonomi, dan keberlangsungan lingkungan hidup,” ungkap Suryadarma.

Suryadarma menjelaskan, penyusunan RDTR Perkotaan Banjar dan Seririt ini merupakan mandat lanjutan dari Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2024 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Buleleng Tahun 2024–2044.

Dokumen RDTR yang presisi nantinya akan menjadi acuan legalitas pemanfaatan ruang, sekaligus memberikan kepastian hukum dan kemudahan izin berusaha (online single submission) bagi investor yang ingin masuk ke wilayah Banjar maupun Seririt.

Mengingat Buleleng memiliki topografi unik dari pegunungan hingga pesisir, penyusunan RDTR wajib mengintegrasikan masukan publik agar tidak memicu konflik pemanfaatan lahan di kemudian hari.

Advertisement

Artikel Terkait

Dewan Soroti Rumitnya Perizinan Investasi di Buleleng. RDTR Jadi Kendala Utama

Dewan Soroti Rumitnya Perizinan Investasi di Buleleng. RDTR Jadi Kendala Utama

DPRD Buleleng mengevaluasi kendala perizinan investasi. Persoalan RDTR, KBLI hingga KKPR jadi fokus pembahasan bersama instansi terkait.

Berdayakan UMKM dan Disabilitas, Kementerian Ekraf Latih Warga Bengkala Bikin Kemasan Produk

Berdayakan UMKM dan Disabilitas, Kementerian Ekraf Latih Warga Bengkala Bikin Kemasan Produk

Kementerian Ekraf latih 200 warga Desa Bengkala Buleleng desain kemasan produk. Libatkan UMKM penyandang disabilitas penghasil tenun dan produk lokal.

Celukan Bawang Siap Layani Penyeberangan Jawa-Bali. Uji Coba Mulai Bulan Ini

Celukan Bawang Siap Layani Penyeberangan Jawa-Bali. Uji Coba Mulai Bulan Ini

Pelabuhan Celukan Bawang Buleleng disiapkan jadi jalur alternatif penyeberangan Jawa-Bali untuk urai kemacetan Ketapang-Gilimanuk saat Nataru 2026.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer