Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Optimalkan Perbaikan Lampu Jalan hingga Desa Terpencil, Dishub Buleleng Tambah Armada Skylift

Eka Prasetya • Minggu, 11 Januari 2026 | 17:34 WIB

 

PADAMKAN LAMPU: Personel Dinas Perhubungan Buleleng memadamkam lampu penerangan jalan jelang hari raya Nyepi.
PADAMKAN LAMPU: Personel Dinas Perhubungan Buleleng memadamkam lampu penerangan jalan jelang hari raya Nyepi.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Dinas Perhubungan (Dishub) Buleleng merencanakan pengadaan satu unit skylift tambahan pada 2026. 

Penambahan armada ini dinilai krusial untuk mengoptimalkan pelayanan penerangan jalan umum (PJU), mengingat luasnya wilayah Buleleng yang mencakup sembilan kecamatan dan 148 desa/kelurahan.

Kepala Dishub Buleleng, Gede Gunawan Adnyana Putra mengungkapkan, saat ini pihaknya hanya mengandalkan satu unit skylift yang telah beroperasi sejak 2015. 

Skylift tersebut merupakan limpahan dari Dinas PUPR dan kondisinya dinilai sudah tidak optimal untuk melayani kebutuhan perbaikan lampu jalan di seluruh wilayah Buleleng.

“Buleleng Barat sampai Buleleng Timur wilayahnya sangat luas. Kalau skyliftnya hanya satu, tentu pelayanan akan terhambat,” ujar Gunawan.

Ia menjelaskan, penambahan satu unit skylift telah mendapatkan persetujuan Bupati Buleleng. 

Baca Juga: Buleleng Tidak Punya Lapangan Tembak, KONI Lirik Lahan Milik Pemprov Bali

Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam pemeliharaan dan perbaikan PJU. Dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA), pengadaan skylift tersebut dianggarkan lebih dari Rp 1,3 miliar.

Dishub menargetkan proses pengadaan dapat direalisasikan pada triwulan pertama atau kedua 2026. 

Dari sisi spesifikasi, skylift yang akan dibeli masih menggunakan model serupa dengan unit yang ada saat ini, dengan jangkauan kerja sekitar delapan meter. 

Namun, desain kendaraan akan dibuat lebih ramping agar dapat menjangkau jalan-jalan desa yang sempit.

Menurut Gunawan, beban kerja tim PJU Dishub Buleleng tergolong tinggi, terutama saat musim hujan. 

Kondisi cuaca ekstrem seperti hujan lebat, petir, hingga pohon tumbang kerap menyebabkan gangguan pada jaringan penerangan jalan.

Dalam situasi normal, tim PJU mampu menangani perbaikan di tiga hingga empat ruas jalan setiap hari. Namun, ketika terjadi bencana alam, intensitas pekerjaan meningkat drastis.

“Kalau terjadi bencana alam, pekerjaan menjadi jauh lebih sibuk karena banyak lampu jalan yang mengalami gangguan,” jelasnya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#penerangan #pju #jalan #armada #skylift #dishub #buleleng