Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Eks Sekretaris Dinas Perizinan Denpasar dapat Jabatan Kepala Bappeda Buleleng

Francelino Junior • Jumat, 6 Februari 2026 | 17:24 WIB

 

JABATAN BARU: Kepala Bappeda Buleleng, Komang Audi Berawijaya.
JABATAN BARU: Kepala Bappeda Buleleng, Komang Audi Berawijaya.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Gelombang mutasi kembali bergulir di lingkup Pemerintah Kabupaten Buleleng. Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, melantik ratusan pejabat untuk mengisi posisi baru.

Proses pelantikan berlangsung di Lobi Atiti Wisma Kantor Bupati Buleleng, pada Jumat (6/2/2026).

Tercatat ada 12 kepala dinas yang dilantik; 57 pejabat setingkat sekretaris dinas, kepala bagian, camat, dan kepala bidang; serta 118 pejabat setingkat kepala seksi.

Salah satu nama yang menonjol adalah Komang Audi Berawijaya. Dia pernah memangku jabatan sebagai sekretaris pada Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Denpasar.

Sejak enam bulan lalu, ia disebut mengajukan perpindahan tugas ke Buleleng. Saat bertugas di Buleleng, ia mengawali tugas sebagai penelaah teknis kebijakan di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Buleleng.

Kini setelah enam bulan bertugas di Buleleng, ia mendapat jabatan baru sebagai Kepala Bappeda Buleleng.

Usai pelantikan, Audi menyebut Bappeda akan intens menyusun dokumen perencanaan pemerintah. Sehingga dapat berujung pada penyusunan APBD.

Audi mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Buleleng serta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Buleleng dalam penyusunan APBD.

“Jadi saat penyusunan APBD, BKAD, Bapenda, dan Bappeda harus berkolaborasi. Karena output dari APBD adalah kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Audi mengaku penyusunan APBD akan cukup menantang. Mengingat ada pemangkasan dana transfer dari pemerintah pusat.

“Bagaimana nanti menggunakan APBD secara efektif, efisien, dan akuntabel. Karena setiap sen yang keluar dari APBD harus dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Sementara itu Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra mengatakan, proses pengisian jabatan sudah dilakukan berdasarkan sistem manajemen talenta dan sistem meritokrasi yang ada.

“Hanya rotasi dan pengisian. Yang jelas tidak ada demosi. Meskipun ada penggabungan dinas, tidak ada yang kehilangan jabatan,” kata Sutjidra.

Lebih lanjut Sutjidra mengatakan, pihaknya sengaja menunjuk Audi Berawijaya sebagai Kepala Bappeda Buleleng. Ia meyakini Audi memiliki kompetensi di posisi strategis tersebut.

“Beliau ini putra Buleleng yang punya pengalaman di kodya. Sekarang mau pulang dan mengabdi di Buleleng. Selain itu memang kompetensinya di sana (Bappeda),” tegas Sutjidra.

Dalam mutasi kali ini, ada sejumlah posisi yang diisi pejabat baru. Diantaranya Ida Bagus Perang Wibawa sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Buleleng, Nyoman Wisandika sebagai Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Budpar) Buleleng, Gede Dody Sukma Oktiva Askara selaku Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (DAPD) Buleleng.

Selanjutnya ada Ni Nyoman Surattini sebagai Stah Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Made Era Oktarini sebagai Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, serta Putu Gede Yudana sebagai Camat Busungbiu. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#pejabat #dinas #Bappeda #bupati buleleng #Sekretaris #kantor bupati buleleng #mutasi #denpasar #Nyoman Sutjidra #perizinan #kepala dinas #apbd #buleleng