Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

ASN Dituntut Lincah dan Kompetitif Hadapi Birokrasi Modern

Francelino Junior • Rabu, 18 Februari 2026 | 18:52 WIB
Ilustrasi ASN
Ilustrasi ASN

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Pemkab Buleleng mematangkan penyusunan Human Capital Development Plan (HCDP) sebagai strategi meningkatkan kualitas aparatur sipil negara (ASN). 

Langkah tersebut dinilai krusial untuk menjawab tantangan birokrasi modern yang semakin dinamis.

Pengembangan kompetensi ASN tidak lagi dipandang sekadar rutinitas administratif. Birokrasi dituntut bertransformasi menjadi organisasi yang lincah, adaptif, dan kompetitif. 

Karena itu, HCDP diposisikan sebagai instrumen strategis yang harus selaras dengan rencana strategis pemerintah daerah.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Buleleng, I Made Dwi Adnyana, menegaskan pentingnya kesamaan persepsi seluruh perangkat daerah dalam menyusun rencana pengembangan kompetensi.

“Visi besar peningkatan kualitas pelayanan publik di Buleleng, hanya dapat tercapai jika memiliki peta rencana yang jelas, dalam pengembangan kompetensi aparatur,” ujarnya, Rabu (18/2/2026).

Menurutnya, dokumen HCDP bukan sekadar formalitas. Dokumen tersebut akan menjadi panduan agar investasi pemerintah dalam pengembangan sumber daya manusia tepat sasaran dan berdampak langsung pada peningkatan kinerja organisasi.

Ia menekankan, pengelola dan perencana SDM di tiap perangkat daerah kini dituntut lebih progresif. 

Tidak hanya mengelola data kepegawaian, tetapi juga mampu menganalisis kesenjangan kompetensi, memetakan kondisi kompetensi saat ini, serta merumuskan kebutuhan di masa depan.

Transformasi birokrasi, lanjut Dwi Adnyana, tidak cukup hanya mengandalkan teknologi. Kunci utamanya tetap pada kualitas sumber daya manusia.

“Konsep link and match harus benar-benar diterapkan. Pengembangan kompetensi melalui diklat, workshop, coaching, mentoring, dan metode lainnya harus berdampak langsung pada kinerja organisasi, bukan sekadar memenuhi jam pelajaran,” tegasnya.

Dengan penyusunan HCDP yang terintegrasi, Pemkab Buleleng berharap mampu melahirkan ASN profesional dan responsif, sekaligus memperkuat kualitas pelayanan publik di daerah. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#BKPSDM #sdm #pemkab buleleng #asn #birokrasi #kompetensi #buleleng #aparatur sipil negara