Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kemensos Tepis Isu Bansos Dipangkas demi Program Makan Gratis

J
Ilustrasi Penerima Manfaat Bansos.
Ilustrasi Penerima Manfaat Bansos.

Advertisement

 

RadarBuleleng.id – Kementerian Sosial (Kemensos) menepis rumor yang menyebutkan bahwa alokasi anggaran bantuan sosial (bansos) dipangkas dan dialihkan untuk membiayai program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Tenaga Ahli Kemensos, Andy Kurniawan, menegaskan bahwa kabar yang beredar di masyarakat tersebut sepenuhnya tidak benar. 

Advertisement

Penerapan skema klasifikasi tingkat kesejahteraan (desil) dilakukan murni untuk validasi data, bukan untuk menekan anggaran bansos.

"Apakah bansos dikurangi lalu dananya dipindah ke MBG? Jawabannya tidak. Bansos tetap berjalan dan kuota penerimanya tidak ada yang dikurangi," ujar Andy dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (13/9/2026).

Andy merinci, kuota penerima bansos nasional saat ini tetap bertahan pada angka semula, yakni Program Keluarga Harapan (PKH) sebanyak 10 juta penerima, Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) sebanyak 18 juta penerima, serta Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan mencapai 96 juta penerima.

Advertisement

Ia menjelaskan bahwa Kemensos saat ini gencar melakukan pemutakhiran data agar bantuan sosial tepat sasaran. 

Penerima bansos yang sebelumnya tercatat berada di kategori ekonomi mampu (desil 5 hingga 10) dievaluasi dan dicoret, untuk kemudian dialihkan kepada kelompok masyarakat sangat miskin yang berada di desil 1 hingga 4.

Langkah penataan ulang ini diambil lantaran dalam evaluasi internal ditemukan masih banyaknya penyaluran bansos yang tidak tepat sasaran akibat data lama yang belum terbarukan.

"Mulai tahun 2026 ini, sudah tidak ada lagi masyarakat kelas menengah ke atas di desil 5 sampai 10 yang menerima PKH. Seluruh bansos kini terkonsentrasi penuh untuk warga di desil 1 sampai 4 yang benar-benar membutuhkan," tegas Andy. (*)

Advertisement

Artikel Terkait

Kedapatan Terlibat Judol dan Pinjol, 32 Keluarga di Buleleng Dicoret dari Penerima Bansos

Kedapatan Terlibat Judol dan Pinjol, 32 Keluarga di Buleleng Dicoret dari Penerima Bansos

Sebanyak 32 keluarga di Buleleng dicoret dari daftar penerima bansos usai terdeteksi terlibat judi online dan pinjol via aplikasi SIKS-NG.

Penyaluran Bansos September 2026 Diperketat, Hanya Desil 1 Hingga 4 yang Berhak Menerima

Penyaluran Bansos September 2026 Diperketat, Hanya Desil 1 Hingga 4 yang Berhak Menerima

Pemerintah perketat bansos September 2026. Hanya masyarakat desil 1-4 di DTSEN yang berhak menerima PKH, BPNT, PIP, hingga bansos beras.

Bansos Terhenti Akibat Desil Ketinggian, Dinsos Buleleng Turun Tangan

Bansos Terhenti Akibat Desil Ketinggian, Dinsos Buleleng Turun Tangan

Dinsos Buleleng gelar jemput bola usai banyak penerima bansos terdepak akibat penentuan desil pusat. Pendaftaran portal Perlinsos di Buleleng kini capai 63,88 persen.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer