Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

RSUD Buleleng Siagakan Tim Medis 24 Jam Saat Hari Raya Nyepi

Francelino Junior • Jumat, 28 Maret 2025 | 20:09 WIB

 

TETAP SIAGA: Suasana di IGD RSUD Buleleng. Tim medis tetap siaga 24 jam untuk melayani pasien di rumah sakit.
TETAP SIAGA: Suasana di IGD RSUD Buleleng. Tim medis tetap siaga 24 jam untuk melayani pasien di rumah sakit.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Dalam rangka menyambut Hari Suci Nyepi Caka 1947/2025, RSUD Buleleng menyiapkan tim medis khusus yang akan bertugas penuh selama 24 jam. 

Meski seluruh aktivitas masyarakat akan berhenti seiring pelaksanaan Catur Brata Penyepian, layanan kesehatan tetap disiagakan, terutama di Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Direktur RSUD Buleleng, dr. Putu Arya Nugraha, menegaskan bahwa rumah sakit tetap membuka layanan untuk mengantisipasi situasi darurat yang tak mengenal waktu.

“Meskipun Nyepi adalah momen hening dan tenang, kondisi kesehatan bisa berubah tanpa diduga. Kami tetap siaga untuk melayani kondisi kegawatdaruratan demi keselamatan nyawa,” ujarnya.

Rumah sakit milik Pemkab Buleleng itu, telah menyiapkan satu shift tenaga medis lengkap, termasuk dokter jaga IGD, tenaga keperawatan, serta tim bedah. 

Bahkan sebanyak 20 ruang perawatan khusus disiapkan untuk mengantisipasi kemungkinan meningkatnya kasus darurat saat sipeng berlangsung.

Seluruh petugas akan mulai berjaga sejak sebelum Hari Nyepi dan baru kembali setelah perayaan Ngembak Geni. 

Sistem siaga ini juga mencakup penerimaan pasien rujukan dari fasilitas kesehatan lain, serta pelayanan terhadap pasien dengan jaminan kesehatan tidak aktif.

“Dalam kondisi darurat, kami tidak melihat status jaminan. Prioritas utama kami adalah menyelamatkan pasien,” tegas dr. Arya.

Selain kesiagaan medis, RSUD Buleleng juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat malam Pengerupukan, khususnya terkait penggunaan petasan. 

Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, insiden luka bakar atau cedera akibat petasan masih sering terjadi.

“Kami tetap melayani pasien yang terkena petasan, tapi harus diketahui bahwa cedera akibat petasan tidak dijamin oleh asuransi kesehatan. Ini yang perlu diantisipasi,” terang dr. Arya.

Ia pun mengajak warga Buleleng untuk menjaga keselamatan diri dan lingkungan, agar tidak ada yang harus menghabiskan Hari Nyepi dalam kondisi cedera atau dirawat di rumah sakit. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#rsud #rumah sakit #pemkab buleleng #dokter #igd #nyepi #rsud buleleng